Puan Maharani: Indonesia Harus Berdaulat Secara Politik!

Anis Jaya
Karya Anis Jaya Kategori Politik
dipublikasikan 08 April 2017
Puan Maharani: Indonesia Harus Berdaulat Secara Politik!

Berbicara tentang Puan Maharani, kita tidak bisa melepaskan dari ide besarnya tentang Indonesia Hebat, hebat dalam arti Indonesia berdaulat. Menurut Puan Maharani, salah satu bagian penting dari konsep Indonesia Hebat itu adalah keniscayaan Indonesia berdaulat secara politik, terutama dalam konteks politik Internasional. 

Berdaulat secara politik menjadi sebuah kewajiban ketika menginginkan Indonesia yang maju, yang bisa bersaing dengan negara lain dan menjaga marwah negara di mata dunia Internasional, selain tentu saja harus memperbaiki politik dalam negeri dalam bingkai demokrasi, yang diakui keunggulannya oleh banyak negara.

Menurut Puan Maharani, konsep Indonesia yang berdaulat secara politik, dapat dilakukan dan dikembangkan dengan beberapa cara, yaitu:

Pertama, kebijakan negara tanpa intervensi asing. Sebagai bagian dari bangsa Internasional, Indonesia tak bisa lepas dari kebijakan dan politik Internasional. Itu tidak bisa dipungkiri karena tak ada satu bangsa pun di dunia ini yang bisa hidup sendiri, tanpa bantuan bangsa lain. Tapi, meskipun keterikatan semacam itu adalah sebuah keniscayaan, tidak bisa juga bangsa lain ikut campur dalam urusan domestik dan kedaulatan bangsa Indonesia.

Kerjasama dengan negara-negara asing, tentu saja diperlukan asal berjalan dalam konteks saling menguntungkan (simbiosis mutualisme), tapi asing sama sekali tak bisa melakukan intervensi terhadap segala kebijakan dan keputusan yang harus diambil oleh bangsa ini. Sehingga, Indonesia menjadi pemilik mutlak atas Indonesia itu sendiri. Itulah yang menjadi keinginan dari Puan Maharani, bahwa Indonesia harus lepas dari intervensi asing.

Kedua, menjaga keutuhan negara. Menjaga negara adalah kewajiban seluruh rakyat Indonesia. Artinya, semua kita harus menjaga negara ini dari segala macam ancaman yang akan merusak keutuhan negara. Dari segala macam bidang, semua arah, dan seluruh kepentingan harus bermuara pada proses menjaga keutuhan negara.

Konsep ini tentu sangat luas cakupannya untuk dituliskan dalam tulisan singkat ini, tapi urgensi dari kehidupan berbangsa dan bernegara adalah keharusan seluruh rakyat Indonesia untuk menjaga keutuhan negara. Bersatu, itulah kuncinya. Karena persatuan akan melahirkan keteguh, dan bercerai-berai akan melahirkan keruntuhan.

Ketiga, pemerintahan yang efektif. Semua paham, bahwa negara akan maju ketika ada pemerintahan yang dijalankan secara efektif, berdaya guna. Pemerintahan yang efektif akan menghasilkan kebijakan yang efektif dan cerdas pula. Apa yang dilakukan pemerintahan sekarang misalnya, dengan instriuksi langsung agar proses birokrasi yang ada tidak lagi njlimet, adalah bagian dari proses menuju pemerintahan yang efektif.

Pemerintahan yang efektif juga dapat dimaknai dengan pemerintahan yang bisa terlepas dari segala bentuk perilaku negatif seperti KKN dan pungutan-pungutan liar yang tak bertanggung jawab dan menyengsarakan rakyat. Selama masih ada “pengganggu” dalam pemerintahan, maka bisa dipastikan proses pemerintahan akan mentok pada kebijakan-kebijakan yang sarat koruptif dan negatif.

Ketiga hal itu, merupakan konsep dari berdaulat dalam bidang politik yang digagas oleh Puan Maharani, dan dalam proses perjalanannya, konsep itu dilaksanakan terutama ketika Puan Maharani yang saat ini menjadi Menteri dan bagian dari pemerintahan; pembuat kebijakan. Sehingga cita-cita Indonesia Hebat tidak hanya menjadi jargon semata.

Konklusinya adalah, bahwa ide besar Puan Maharani tentang kedaulatan dalam konteks politik menjadi salah sumbangsih besar untuk bangsa Indonesia, dan tetap kontekstual untuk perjalanan bangsa ini pada masa-masa yang akan datang.

  • view 83