Cahaya Kehidupan

Dwi Aningtyas
Karya Dwi Aningtyas Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 29 Januari 2017
Cahaya Kehidupan

“Allahumaftah lana abwabal khairi wa abwabal barakati wabwabash shihhati wa abwabas salamati wa abwabal afiyati wa abwabal jannati” : "Ya Allah, bukakanlah bagi kami pintu kebaikan, pintu keberkahan, pintu nikmat, pintu rizki, pintu kekuatan, pintu kesehatan, pintu keselamatan, pintu kebugaran dan pintu surga”.

Hembusan nafas mereka adalah sebuah doa, setiap kalimat yang mereka ucapkan adalah sebuah pengharapan, dan setiap langkah kaki mereka adalah sebuah ikhtiar, 
Sebuah cahaya yang selalu menjadi penuntun kami untuk selalu bersyukur, adalah kalian. 

Senyum canda tawa kalian sungguh menyesakkan kami. Hidup tanpa seorang ibu dan ayah sungguhlah berat, kalian hebat. Tentunya kalian pasti rindu akan belaian hangat seorang ibu, rindu akan kekarnya tangan seorang ayah yang selalu merangkul dan menjaga putra putrinya. Sungguh tegar hati kalian. 

Untuk kalian, tetaplah setegar batu karang. Tetaplah tersenyum walau rasa rindu itu mencekam, karena yakinlah senyum akan membuat kita bahagia. Dan tetaplah menjadi cahaya di kehidupan kami yang gelap akan rasa bersyukur di bumiNya Allah SWT..

Jakarta, 29 Januari 2017

Aningtyas

  • view 92