Tips Membersihkan Indonesia dari Anasir Palu Arit

Anick Ht
Karya Anick Ht Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 24 Mei 2016
Tips Membersihkan Indonesia dari Anasir Palu Arit

Nampaknya susah sekali negeri ini bangun dari tidur panjangnya. Paranoia demi paranoia dibangun dan dilanggengkan. Hantu demi hantu diciptakan dan direproduksi hanya untuk menegaskan bahwa kita punya musuh abadi. Salah satu yang paling mutakhir, dan selalu dimutakhirkan adalah ketakutan terhadap apa yang dirumuskan sebagai komunisme gaya baru. Dan biangnya adalah logo palu arit.

Berikut adalah tips agar rakyat Indonesia selamat dari hantu palu dan hantu arit, tak cuma di ladang tebu, namun juga di kolong-kolong dan segala sudut rumah-rumah:

  1. Kumpulkan seluruh ahli bahasa kita. Bikin konferensi nasional untuk menyepakati penggantian kata palu dan kata arit dalam bahasa Indonesia. Lepaskan “palu” dari palu, dan “arit” dari arit, lalu buang jauh-jauh dua kata itu. Lalu bikin program nasional untuk menghilangkan kata palu dan kata arit dari seluruh kamus, buku dan cetakan di seantero negeri, termasuk mengganti nama kota Palu. Toh dalam bahasa Indonesia sudah ada kata “martil” dan “sabit”. Jangan lupa, wajibkan juga sistem dalam Microsoft Office untuk menyetting autocorrect, sehingga setiap pengguna menulis kata palu, munculnya akan menjadi martil. Setiap menulis kata arit, maka munculnya menjadi sabit.
  2. Jika tak cukup dengan itu, ganti bentuk palu yang serupa huruf T itu dengan bentuk yang lebih netral, misalnya empat persegi panjang. Toh orang dulu juga memakai batu yang bentuknya sembarang untuk melakukan fungsi-fungsi pemaluan. Juga ganti bentuk arit yang melengkung menjadi tegak lurus, termasuk bentuk celurit yang terkenal itu. Lucuti semua palu dan arit yang telah beredar di masyarakat selama ini. Musnahkan di depan publik, seperti memusnahkan narkoba sitaan.
  3. Perintahkan Google untuk membersihkan 12.200.000 kata palu dan 674.000 kata arit dalam sistem data base-nya. Ancam dia dengan blokir permanen di Indonesia. Sudah pasti pihak Google akan memperhitungkan 100juta pengguna internet di Indonesia, salah satu pasar besar mereka.
  4. Hidupkan lagi program penataran P4 hingga ke pelosok-pelosok kampung, dengan materi khusus membersihkan kata dan bentuk menyerupai palu dan arit.
  5. Umumkan ke seantero negeri, bahwa haram hukumnya memiliki barang yang mengandung unsur-unsur bentuk palu dan arit, termasuk ikan louhan atau ikan martil. Siapapun yang menemukan barang dengan unsur seperti itu harus melaporkannya ke pihak yang berwajib untuk didata dan didesain ulang.

Semoga tips ini mudah dan realistis untuk diaplikasikan. Terakhir, jangan lupa untuk menghapus tulisan tips ini setelah dibaca, karena jelas-jelas mengandung unsur-unsur palu dan arit. Dan maaf, saya tidak sedang bicara tentang kiri. Hanya tentang palu dan arit.

Demikian. []

Thumbnail dari sini