Sudah Berapa Tahun?

Angelina VT Isdiansyah
Karya Angelina VT Isdiansyah Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 06 Februari 2016
Sudah Berapa Tahun?

? ? ? ? ? ?Kursi taman itu kembali berwarna cerah. Sudah berapa tahun? Sudah berapa lama aku hilir mudik kemari? Ah, pertanyaan ini sulit untukku jawab sendiri. Aku duduk di sudut kursi taman yang panjang berwarna merah. Bukan karena warna merah aku ingin duduk disini. Hanya saja, memang seharusnya aku duduk disini. Sejak dulu, sejak lama. Entah sudah berapa tahun.

? ? ? ? ? ?Ku buka bekal yang ku bawa hari ini. Roti selai kacang. Tak seenak buatanmu. Tapi hanya ini yang bisa ku buat. Hanya ini yang mampu ku ingat. Selebihnya, selalu kau yang membuatkannya untukku. Selalu. Setiap hari.?Hari ini sepertinya sama dengan hari kemarin. Kupu-kupu masih betah berhamburan di atas bunga-bunga taman. Wanginya masih sama. Rumputnya pun masih basah. Kau tahu? Aku juga masih disini. Di kursi ini. Disudut dekat pepohonan rindang. Sudah berapa lama?

? ? ? ? ? ?Kau selalu bilang, jangan lupa bawa baju hangat. Bekalnya ada di dalam tas, dan pulang tepat waktu. Sudah berapa tahun? Mengapa hanya kau yang tahu dimana letak kemejaku? Berapa lama sepatuku harus di cuci? Dimana aku seharusnya meletakkan kunci rumah?

? ? ? ? Aku lupa, sudah berapa lama aku tidak mencukur rambutku. Kata mu, aku harus bisa mengerjakan segalanya sendiri. Harus bisa. Aku mengabaikannya. Kenapa harus bisa? Toh, ada kau disisi ku. Kau berjanji takkan meninggalkanku, sesulit apapun. Sepayah apapun, kau tetap bersamaku. Serumit apapun. Kau ingat? Aku hanya mengingat ucapanmu itu. Selain dari itu aku lupa. Aku mengabaikannya. Aku tidak harus bisa. Tidak harus mengingat detailnya, karena kau ada disamping ku.

? ? ? ? Aku tidak sepenuhnya lupa. Aku ingat detail lincah gayamu saat memasak, memasangkan dasi, membereskan kamar. Dan senyumanmu. Senyuman yang tak kenal lelah. Aku ingat dengan rinci setiap guratan senyumanmu. Aku ingat.?Aku harus bisa melakukan segalanya sendiri, karena tak selamanya kau disini. Ah, itu hanya asumsimu saja! Siapa yang tahu? Aku mungkin akan pergi lebih dulu. Sudah berapa tahun?

? ? ? ? ?Kemarin aku meletakkan handuk berserakan di lantai kamar. Ah, aku lupa lagi. Aku harus melakukannya sendiri. Hingga pagi tadi, ku sadari handuk itu tetap di tempatnya. Ah? lagi-lagi aku lupa.?Sudah berapa lama aku begini? Kehilangan arah tanpa mu. Padahal kau tahu, aku sulit mengingat apapun kecuali dirimu. Sudah berapa tahun? Terasa seperti baru kemarin.

Disini, di kursi taman berwarna merah, mataku masih saja terasa sembab. Sudah berapa tahun?

  • view 277