Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Kisah Inspiratif 10 Maret 2018   16:25 WIB
Makna Cinta Kehidupan

HAMBA TUHAN
Tidak setiap hamba adalah hamba Tuhan, hamba Tuhan selalu terjaga sepanjang usia meraih cahaya Kekasih. Hamba Tuhan adalah pencinta yang mengejawantah taqdir,
karena kesetiaan menjelmakan puing reruntuhan batu menjadi istana emas. Setiap hamba Tuhan setia menyimpan rahasia umat dalam hati-pikiran terdalam untuk memaknai sejuta ciptaan.
Hamba Tuhan berjuang mewarnai tubuh dengan tinta rohani untuk melukis beragam pola walau bermandikan darah.
Setiap hamba Tuhan senantiasa bergairah dalam keindahaan menatap  ujian hidup, walau indra menikmati kegagalan. Hamba Tuhan bermahkotakan hamba, sabar dalam kegundahan, keterbatasan, kenisbian dan perjuangan memaknai waktu demi waktu. Menjadi hamba Tuhan sejatinya melampaui sebagai hamba, karena pemahaman wujud segera tiada dan wujud sebagai bagian dari unsur abadi.Sejatinya tak seorang pun tahu siapa dan dimana hamba Tuhan, karena rahasia maknanya ada di genggaman Kekasih.Ingatlah! Persangkaan-Ku tergadaikan persangkaanmu, jauh-Ku karena kehendakmu jauh, ketetapan-Ku karena keinginan dan lakumu yang memaksa.

MEMAHAMI DIRI
Keterjagaan diri detik demi detik tuk memaknai segala yang bersemayam di mahkota hati adalah sumber memahami diri.kemampuan menyelami, merefleksi  diri dengan cinta disetiap tahap demi tahap pengembaraan hidup  walaupun  tangga bermatakan pedang, itulah energi memahami diri.Kesetiaan pencinta menyelami simbol demi simbol ciptaan-Nya  disepanjang jejak usia tanpa makna kefanaan, itulah muara memahami diri.Kecintaan pencinta menyelami pusparagam kehidupan tanpa gairah cinta Kekasih, itulah makna kegagalan memahami diri.Kegundahan nurani dalam menatap pintu demi pintu untuk meraih prestasi adalah wujud  kegagalan memahami diri.Keenggaan pencinta tak bertepi dimahkota diri tuk memacu energi kasih sayang disetiap sudut hidup adalah kehampaan diri.Diri sejatinya bukanlah jasad, bukan wujud, bukan nama, bukan pula kasat mata, tetapi diri adalah hakikat diri yang bermakna.Ingatlah!, dikala taqdir memilihmu sebagai khalifah, ciptaan lainmelawan sepenuh jiwa hingga tenggelam dalam kenistaana badi, semuanya karena melihatmu sedekar jasad.

HAKIKAT KARYA
Kemampuan menyalakan lentera hati-pikiran penuh kesetiaan insani ditengah kegelapan malam pada Kekasih, itulah roh karya.Kemampuan menjelajah kompleksitas dan kedalaman interpretasi pencinta akan segala essensiwujud, itulah arti karya.Keterjagaan diri penuh arti dalam mewarnai pelangi jejak-jejak cinta kehidupan tanpa obsesi sesama, itulah nilai karya.Kesanggupan menyalakan setiap bilik rumah hati dari dalam dengan lentera ketulusan pada Kekasih, itulah hakikat karya Kerelaan setiap detik pada panggilan untuk keluar dari sifat kedirian demimenggapai tatapan Keindahan Kekasih, itulah makna karya Kesanggupan merefleksi diri sebagai sumber dari segala mata air kebajikan disetiap sudut warna kehidupan, itulah karya yang agung.Hakikat kemuliaan karya tidak bersentuhan dengan puspawarna status, tetapi menyatu  pada kesucian hati dalam menatap cinta-Nya.Ingatlah!, tidak sehelai daun pun berguguran dihamparan pijakan nafas tanpa irama-Nya, dan tak sebiji benih kehidupan jatuh dikegelapan malam tanpa suratan Suci Kekasih.

Petra Damiana
Maubesi, 10 Maret 2018.

Karya : Cheldy Bereck