KEBUN BELAJAR PETANI RESTORASI (KEBUN NASDEM)

Papa Anggrainy
Karya Papa Anggrainy Kategori Motivasi
dipublikasikan 06 Februari 2018
KEBUN BELAJAR PETANI RESTORASI (KEBUN NASDEM)

lahirnya Kebun Belajar Petani Restorasi di Kabupaten Belu pada tanggal 26 Desember 2016.

Aprianus Hale membeberkan saat itu kami mendiskusikan tentang masalah dan Potensi pertanian di Kabupaten Belu serta solusi untuk mengatasi sistem pertanian di Kabupaten Belu.
 
Diantara masalah seperti minimnya cara bertani masyarakat pedesaan, minimnya modal usaha, minimnya insfrastruktur serta harga jual produk pertanian yang begitu rendah. 
 
Sedangkan potensi pertanian dimulai dengan Mata Pencaharian masyarakat bekerja sebagai petani, mereka memiliki lahan sendiri serta letak yang sangat strategis (perbatasan) 
Acara panen mentimun di Kebun Nasdem belum lama ini
 
Singkatnya awal mula saat menghadiri acara Open House NASDEM di Kupang NTT, mula-mula Aprianus mengusulkan untuk dibentuk satu kelompok kebun belajar bagi para petani di Kabupaten Belu. 
 
Usulan tersebut Victor B. Laiskodat pun menyetujui dan memberikan dukungan moril serta material dalam nengembangkan kebun belajar petani restorasi ini.
 
Demi mewujudkan kemandiri petani di Kabupaten Belu sehingga pada 4 Pebruari 2017 dilantik pada pengurus kebun belajar restorasi belu sekaligus diresmikan Kebun belajar petani Restorasi Kabupaten Belu yang biasanya masyarakat kabupaten belu menamakan kebun NASDEM kabupaten Belu. 
 
Tujuan adanya kebun belajar petani restorasi atau kebun NASDEM ini sendiri sebagai tempat belajar pertanian bagi para petani maupun siswa/siswi SMK Pertanian serta mahasiswa pertanian juga pemuda/i yang belum bekerja diajak untuk belajar bertani di kebun belajar restorasi tersebut.
 "Victor B Laiskodat Saat penanaman simbolis di Kebun Nasdem"
 
Sebagai kebun belajar membuktikan pada tanggal 06 Maret 2017 Mahasiswa Politani Negeri Kupang berkunjung dalam hal ini (Praktek Kerja Lapang) yang lamanya selama 3 bulan dari Maret - Juni. 
 
Dapat kunjungan lagi lada bulan Juli - Agustus, Kebun NASDEM juga dikunjungi oleh Siswa/i dari SMK Pertanian Harneno - Ponu melaksanakan praktek kerja lapangan selama 1 bulan juga pada kesempatan tersebut Bapak Victor B. Laiskodat hadir demi meyerahkan Sertifikat Praktek serta menyerahkan secara langsung buku-buku pertanian kepada para siswa/i. 
 
Kebun NASDEM juga menerima peserta magang pemuda/i dari berbagai pedesaan, kebun belajar petani  tersebut ada juga dibeberapa Desa seperti Desa Dua Koran, Desa Leuntolu dan lainya.
 
Kebun Belajar Petani Restorasi Tersebut merupakan gagasan bersama serta Viktor B. Laiskoda sebagai pendonor tunggal guna mewujudkan kedaulatan pangan di kabupaten Belu serta meningkatkan ekonomi bagi para Petani kabupaten Belu.
 
Victor B. Laiskodat  membeberkan akan membangun Pabrik Pupuk dan Koperasi Pertanian demi mengatasi kelangkaan Pupuk di kabupaten Belu,  serta menyediakan modal usaha bagi para petani. 
 
Koperasi petani akan menyediakan semua kebutuhan seperti benih, pupuk serta pestisida serta sekaligus mendampingi para petani dalam perawatan hingga pada hasil panen. 
Hasil pertanian masyarakat akan dibeli koperasi petani 
 
Bahkan petani  yang meminjam modal usaha untuk bertani diwajibkan hanya mengembalikan modal pinjaman awal tersebut tanpa bunga.
 
Dengan demikian maka para petani akan mandiri serta para pemuda/i yang saat ini masih mengganggur akan diajak bekerja dengan diberikan modal juga pendampingan hingga menjual hasil bertani. Ungkap Aprianus
Salam Restorasi Petani.
(CB/AH) 
 

  • view 97