solilokui

Anggitha Soraya
Karya Anggitha Soraya Kategori Inspiratif
dipublikasikan 29 Mei 2016
solilokui

 
MAR
21
 

Aku Ada

Seketika itu aku tercenung. Rasa yang ada kian menggandrungi isi pikiran dan hati, hingga tiada lagi ombak atau gelombang apapun yang mampu menandingi. Titik nada yang selalu disuka begitu menggaung seiring bercak air menetes dalam dahaga, memohon untuk tetap tinggal... tetaplah tinggal... Bersama bukanlah puisi haram tuk dikata, bukanlah tabu bagi dunia, lantas mengapa pergi menjadi arti yang kau cari? Akhirlah yang haram, pisahlah yang tabu, tiada suram maupun sengau tanpa akhir dan pisah, dunia tak seluas itu untuk tempatmu berlari, pun karenanya tiada nada yang berakhir begitu saja. Ada rasa yang tertinggal kala denting terakhir... tidak. Tidak ada komposisi lagu yang selesai, tidak di hatimu. Nada ini kan terus terngiang, menggaung dan mengganggu hatimu hingga kakimu beku tak bergeming dan lidahmu kelu tuk bersurat... kuharap. Nada ini akan terus ada, terus kau suka dan terus kau cari. Hingga kau lelah tuk pergi dan mengakhiri, kembali kini mencari arti yang tidak menyakiti... kuharap. Tiada kata yang mampu mengartikan, tiada kata yang mampu mengungkapkan. Kata yang kau cari ada disini, semu nan lugu tak bernoda, karena melodi takkan pernah berbohong, tak pernah tidak tulus dan tak pernah menipu. Kata-lah yang mampu, dan ketika saatnya datang dimana engkau lelah mencari kata dan ganti mencari nada, aku ada.

Kumohon... Aku rindu.

 

  • view 110