Lelaki labil yang pernah ku temui

Angga Priyadi
Karya Angga Priyadi Kategori Filsafat
dipublikasikan 27 Januari 2016
Lelaki labil yang pernah ku temui

Aku adalah lelaki paling labil yang pernah ku temui.

Aku bijaksana dalam berucap, ceroboh dalam bertindak. Tak segan menjilat muntah yang jatuh ke lantai dan berkata "maaf Tuhan aku bertobat". Tidak perlu menunggu lama seperti antrian di SPBU, ucapan tobat itu seolah tidak pernah terucap, belum sempat air mata penyesalan mengering di atas sajadah, dosa yang sama kembali ku ulangi dengan sedikit tambahan dosis, karena aku telah bosan dengan cara yang lama.

"Ini yang terakhir" desir hati yang tak tahu malu. Tersungkur jatuh, tentara Tuhan mengepung dan melucuti senjataku, Aku tidak berdaya barang bukti tak mampu ku sembunyikan. Tidak ada pembelaan, bersimbah tangis "aku lah pendosa yang tak layak Kau ampuni, tapi bila tidak Kau ampuni kemana lagi aku mencari Tuhan Yang Maha Pengampun selainMu".

Tertawa geli para Tentara Tuhan, "Ia itu raja gombal, pembual yang bengal, Tobatnya itu imitasi, besok ia juga akan ulang lagi"


  • Angga Priyadi
    Angga Priyadi
    1 tahun yang lalu.
    Terimakasih kembali Mas/Mba Senja. Maaf low respond, lagi banyak kerjaan di kantor. Salam kenal

  • Senja 
    Senja 
    1 tahun yang lalu.
    Suka sama tulisan, membuat menjadi intropeksi diri. Trims ya, Salam