Rubik perhatian

andra alfauziah
Karya andra alfauziah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 27 Januari 2017
Rubik perhatian

 Jingga aksara dalam buta, aku yang hanya ingin menjadi manusia di buai buta. Ingin kaya namun malas bekerja, ingin surga namun enggan menghamba, ingin membuat karya namun hanya untuk bisa berbelanja.

'''''''''

Angka deret yang telah menemani selama 1.040 hari, menjadi cukup lasan  untuk melupakan apa yang sebenarnya memnbuat bahagia, lupa karna harus berbelanja, lupa karna harus menulis setiap harinya angka deret, menghitung selisih, ' membuat angka tersebut dapat di mengerti oleh ia yang aku sebut bos. karna hidup haruslah tetap berjalan" itu kata alibi.

sekian lama aku lupa, hati ku bukan bersama angka deret itu, bukan bersama menghitung selisih itu, Aku merasa jatuh hati pada huruf, pada kata, pada kalimat, pada paragraf, pada rima, pada frase, pada lirik. aku ingin menjadi seorang pujangga yang setiap orang meneteskan air mata saat membaca ceritasedih, tertawa saat membaca cerita bahagia, Aku tak suka angka mengapa Tuhan satukan bersama angka? aku ingin bersama tulisan. Walau aku sering lupa menyukainya, namun bila aku bersamanya setiap hari aku akan menjadi takkan lupa, bukankah bersama yang dicintai itu menyengakan? ah andaikan hidupku bersama tulisan, mungkin aku telah memiliki karya yang sangat indah, terkenal. andai saja

ah aku selalu merindu matahari saat malan dan merindu bulan saat siang.

ah aku selalu ingin hasil tanpa proses, padahl tahu bahwa proses takkan mendustai hasil..

ah aku jangan jagan hanya mengaku menyukai menulis hanya untuk sebuah pengakuan ingin dikenal, mendapatkan uang, menjadi rubik perhatian.

hati, condong kemanakah kau?

 

 

 

 

  • view 72