Wajah Siapa?

Ajo Gaara
Karya Ajo Gaara Kategori Puisi
dipublikasikan 03 Juni 2016
Wajah Siapa?

Lirih…

Perlahan mata terbuka. Meski belum sanggup berkata, namun jelas semua nyata. Alamku kini berbeda. Tapi… mereka bilang; ini negeri sentosa. Kepingan surga yang jatuh menumpuk di mayapada. Secuil surgawi yang terselip di bumi. Tanah yang subur. Gembur. Makmur…

Atau diri memang berbeda? Lalu… ini wajah siapa?

 

Bosan? Tidak! Tapi… jengah!

Baru saja berlalu diri terpesona. Kilas syair tentang Nusantara. Betapa leluhur mendahului nama. Kini hanya tersisa goresan tinta. Coretan pembungkus kertas-kertas tua. Yang akan berakhir di sudut-sudut kota.

Lalu… itu wajah siapa?

 

Lihat mereka yang mengagungkan kota. Senyum sindir tak pernah binasa. Tiada hari tanpa cela. Sentuh terusik jangan coba, jika sanggup berhadapan dengan Duryudana silakan saja! Rahwana! Seratus rupa seratus angkara. Basa-basi atau basi-bahasa?

Dan itu wajah siapa?

 

Berkaca diri pada anak-anak yang menari. Di bawah sengatan sang mentari. Lompat lompat tak pernah letih. Bening mata tiada beban. Di sempadan pertiwi tersisih badan. Tak tersentuh, tak terjamah, hahh… dilupakan. Biarkan saja mereka-mereka mengaku diri bertuan. Majikan.

Bening berkilau, ini lautku. Berteman camar pengantar hari. Sahabat angin di tepian. Buih-buih berkejaran. Lari lari lompat lompat… senyum tawa wajah tanpa dosa.

Dan bila malam menjelang. Duduk melingkar si unggun kehangatan. Senandung alam lantunan indah. Tertawa lagi tersenyum lagi. Selimut langit bertakhtakan bulan. Rajut kemintang pialang terang. Yang siap mendengarkan, segala mimpi segala impian. Anak-anak alam yang tak tersentuh laknatnya tangan.

Lalu… dapatkah ini menjadi wajah diri?

Wajahku? Wajahmu? Wajah kita?

Wajah pertiwi?

 

-----o0o-----

Ando Ajo, Depok 03 Juni 2016.

Sumber ilustrasi.

Terima Kasih Admin Inspirasi^^

  • view 152