Aku jatuh. Kita tak Jodoh. {1)

Andini Febrianti
Karya Andini Febrianti Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 29 Agustus 2016
Aku jatuh. Kita tak Jodoh. {1)

Satu sore, kau bertahta dengan sederhana di depanku. Kau mencuri perhatianku. Tanpa sadar aku memegang dada, memeriksa detak jantungku, tidak teratur. Ya, karena keberadaanmu. Aku ingin menikmatinya sendiri, perasaan bahagia bisa memandangmu dengan jarak. Aku tidak sempat berpikir apakah kau akan merasakan hal yang sama. Sampai waktu beranjak, aku mulai sadar, memandangmu memang cukup membuat bahagia, tapi tak pernah menuntaskan rindu.

Rindu ini ingin dipuaskan dengan menyapamu, lalu kau menyapa. Bahagiaku membuncah, kakiku melonjak seperti gadis muda. Rinduku berharap mendengar candamu, kau memberikan harapan tinggi sampai aku duduk di awan-awan. Aku tidak peduli jika besok kau akan mendorongku jatuh. Aku hanya ingin menikmati waktu ini. Tanpa aku sadari, kau tidak menunggu besok untuk mendorongku.  Setelah tertawa bersama, tiba-tiba kau katakan, "aku berangkat besok". Aku diam. Kau katakan lagi "Kamu pulang besok, aku berangkat besok." Aku jawab, "Kamu jahat. Semoga kamu sukses." Aku jatuh. Kita tak Jodoh.

  • view 245