Saat Anak Suka Mencoret Tembok

Andhika Sitombung
Karya Andhika Sitombung Kategori Lainnya
dipublikasikan 04 November 2016
Saat Anak Suka Mencoret Tembok

Anak mempunyai dunia yang sedikit tidak sama dengan orang dewasa. Didalam benak sang anak, yang ada hanya bermain serta bermain. Lewat cara bermain berikut sesungguhnya anak kita tumbuh jadi pribadi yang cerdas serta pembelajar. Ya, generasi pembelajar. Mungkin saja anda bakal terasa aneh mendengar kata pembelajar ini. Pembelajar yang disebut disini yaitu orang yang senantiasa jadikan apa yang ada di sekelilingnya jadi satu pelajaran hidup baginya.

Bila kita lihat anak kecil, terlebih waktu masihlah berusia 3 bln., anda bakal terperanjat saat bayi itu terus-terusan membalikkan badannya. Walau sebenarnya saat telah terbalik, dia bakal menangis. Tetapi, bayi itu tetaplah lakukan hal yang sama. Tersebut hebatnya bayi dalam soal evaluasi. Kadang-kadang kita yang telah dewasa seolah lebih gampang putus harapan saat alami sebagian kegagalan dalam kehidupan.

Masihlah ingat saat anda masihlah anak-anak serta belajar jalan? Sudah pasti telah lupa bukan? Pikirkan bagaimana jadinya bila seseorang bayi 1 th. menyerah tidak ingin belajar jalan lagi saat dia kerap jatuh? Sudah pasti seumur hidupnya dia akan tidak pernah dapat jalan. Tetapi, sayangnya tak. Seseorang bayi 1 th. bakal tetaplah berupaya dapat jalan walau telah jatuh beberapa ratus kali.

Lihat fase ini sesungguhnya kita diajari oleh Sang Pencipta, kalau dahulu kita begitu getol dalam berupaya. Tetapi, kenapa saat ini kita gampang capek? Mungkin saja lantaran kita lupa perjuangan waktu dahulu, hingga kita gampang menyerah.

Demikian halnya saat kita telah dewasa, terkadang terasa sebel dengan anak suka corat-coret tembok dengan apapun yang ada di sekelilingnya. Terkadang kita melarangnya. Sesungguhnya tak perlu melarangnya corat-coret. Cukup anda berikan media yang lain untuk corat-coret, seperti kertas serta pensil. Umumnya anak yang sukai corat-coret ini telah dalam fase usia 2 th. ke atas. Saat berusia setahun, anak lebih sukai bermain dengan beberapa macam mainan anak 1 th. yang condong berbentuk balok-balok serta puzzle atau mainan anak yang langka lainnya.

Seperti kita pilih type mainan anak yang aman, kita harus juga perhatian tentang material pensil yang dipakai oleh anak kita untuk corat-coret. Bila pensil sih memanglah relatif aman. Umumnya yang agak beresiko yaitu krayon. Anda mesti betul-betul memerhatikan kalau krayon yang dipakai untuk corat-coret anakmu yaitu krayon yang aman serta tak memiliki kandungan toksin. Umumnya krayon yang aman ini harga nya lumayan lebih mahal dibanding krayon yang memiliki kandungan toksin.

Pilih krayon yang aman ini begitu utama lantaran terkadang anak kerap menjilati krayon yang tengah dia gunakan. Ya namanya anak kecil, mungkin saja dia penasaran bagaimana rasa-rasanya krayon saat dijilat.

  • view 199