BUKAN SELAYANG PANDANG

Andas
Karya Andas  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 07 Maret 2016
BUKAN SELAYANG PANDANG

Ketika kita jalan-jalan kemudian melewati sebuah hutan, apa yang ada dibenak kita tentang hutan tersebut. Luas hutan? Jenis Pohon? Atau pesona hutan tersebut?. Setiap orang pasti mempunyai jawaban yang berbeda bukan?. Kemudian setelah melewati hutan kita melewati sebuah desa-desa, perkampungan dan sampailah kita di pusat kota. Ketika kita jalan-jalan dikota tersebut, apa yang pertama kali ingin kita kunjungi? Pusat perbelanjaan? Kedai atau restoran yang menyajikan jajanan serta minuman khas kota tersebut? atau pariwisata yang ada disekitar kota itu? Tentu saja kita temukan jawaban yang beragam bukan?. Mengapa demikian ya?

Kemudian Jika kita pergi ke kebun binatang, Lalu kita mengamati seekor hewan, Katakanlah hewan itu adalah Gajah. Coba kita amati secara detail berapa jumlah anggota tubuhnya, bagaimana bentuk badannya, dan seberapa tinggi Gajah tersebut. Setelah itu kita lihat Gajah itu dari sisi yang berbeda. Jika kita memandangnya dari atas, apa yang tampak dari Gajah tersebut? Kemudian kita lihat dari samping berapa jumlah kaki yang tampak? Dari depan apa yang tampak terlebih dahulu? Begitu juga dari belakang, apa yang Nampak?. Bukankah setiap dari kita mempunyai jawaban yang berbeda akan hal ini?. Tentu saja setiap orang mempunyai jawaban yang berbeda. Hal ini dikarenakan cara pandang kita yang berbeda ketika mengamati Gajah tersebut.

Saya ingat waktu dulu masih duduk disekolah menengah atas, Guru saya menggambar sebuah kubus dipapan tulis. Kemudian sang guru itu berkata, ?coba amati gambar ini dan bayangkan gambar ini adalah sebuah kotak?. Semua siswa terdiam, kemudian guru saya melanjutkan dengan pertanyaan, ?Berapa banyak sisi kubus yang tampak jika kita melihat dari atas?, kemudian dari samping, dan dari bawah??. Sontak satu kelas memiliki jawaban yang berbeda tentang gambar tersebut. Ada yang menjawab satu sisi yang tampak, dua sisi yang tampak, dan yang lebih lucu lagi ada yang menjawab satu setengah sisi yang tampak. Setelah itu diakhir pembelajarannya Beliau menjelaskan ?inti dari pembelajaran tadi ialah tentang perbedaan bagaimana cara kita melihat sesuatu, karena yang kita lihat satu bisa jadi dua bagi orang lain dan seterusnya, dengan kata lain jika kita ingin melihat sesuatu dengan benar maka kita harus melihat dulu dari berbagai sudut pandang dan menyatukannya?.??

Dari perbincangan, pelajaran, dan pengalaman hidup, saya sendiri merasakan betul keuntungan melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang. Rasanya saya tidak berhak untuk menghakimi (Jugje) sesuatu secara lagsung tanpa mempertimbangkan terlebih dahulu apakah saya sudah melihat sesuatu itu secara menyeluruh.

  • view 145