YASA PARAMITA SINGIH

Andas
Karya Andas  Kategori Kisah Inspiratif
dipublikasikan 27 November 2017
YASA PARAMITA SINGIH

Namanya Yasa Paramita Singgih. Pemuda  asal Bekasi yang lahir pada tanggal 23 April 1995 ini sudah memulai hidup mandiri sejak belia. Pada usia 15 tahun Yasa memulai mencari uang sendiri dengan bekerja paruh waktu di Event Organizer (EO) milik temannya dan menjadi Master Of Ceremony (MC) di berbagai acara ulang tahun, musik serta perlombaan.  Masih di usia yang sama Yasa menjual lampu hias secara online. Akan tetapi usaha tersebut tak berselang lama, lantaran distributor tidak lagi memberikan barang. Alhasil Yasa banting setir ke  Usaha Fashion dengan modal meminjam barang dari pedagang-pedagang di Tanah Abang .  Usaha tersebut membuahkan hasil hingga akhirnya Yasa mencoba peruntungan dengan beralih ke usaha kuliner. Akan tetapi usaha kuliner tersebut justru membuat Yasa bangkrut hingga 100 Juta Rupiah.
Namun Yasa tidak pantang menyerah, Pada usia 19 Tahun Yasa kembali membangun Usaha  dari 0 dibidang Fashion khusus pria dengan nama Men's Republic. Berawal dari menjalankan bisnis secara sendiri dan hanya dari 4 lusin produksi sepatu pertamanya, kini Mens Republic telah bertransformasi menjadi brand fashion Indonesia yang digandrungi oleh para pia muda. Tak hanya di Indonesia saja,  Men's Republic juga digandrungi oleh customer di   8 negara di Asia. Saat ini Yasa sudah mendirikan perusahaan dengan nama PT Paramita Singgih untuk menaungi bisnis miliknya. Selain itu Yasa juga dikenal sebagai ikon entrepreneur muda Indonesia. Ia adalah cerita nyata fdari pepatah from Zero to Hero.


 Atas kerja keras dan kerja cerdasnya tersebut, Yasa pernah mendapat penghargaan sebagai juara satu Wirausaha Muda Mandiri Nasional Kategori Mahasiswa Kreatif pada 2015, Tokoh Nyata Film Dokumenter Pemimpin Muda Dunia Bisnis dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia pada 2015, Marketeers Youth of the year of 2016 oleh Mark Plus, dan yang paling membanggakan, namanya masuk dalam 30 Under 30 Young Leaders & Entrepreneurs in Asia versi Forbes.

*Andas, 27 November 2017

  • view 213