TENTANG PILIHAN

Andas
Karya Andas  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 09 Agustus 2016
TENTANG PILIHAN

Dulu ketika masih duduk di bangku SMA, Guru saya pernah berkata bahwa hidup adalah sebuah pilihan. Dalam menjalani hidup ini acap kali kita dihadapkan dengan berbagai persoalan kehidupan. Dan dalam menghadapinya selalu tersedia alternatif pilihan untuk meyelesaian setiap persoalan yang kita hadapi.

          Persoalan dalam hidup kita barang kali dapat kita analogikan seperti sebuah permainan “Who Wants To Be A Millionaire”. Sebuah permainan yang mengharuskan kita menjawab dan memilih satu jawaban benar dan tepat untuk bisa melaju ke tahap selanjutnya. Bicara tentang persoalan dan permaian, saya teringat tentang sebuah film yang diangkat dari kisah nyata berjudul “Slumdog Millionaire” . Dalam film tersebut diceritakan tentang Seorang gelandangan bernama Jamal yang memenangkan peramainan Who Wants To Be A Millionaire. Mungkin banyak orang yang heran “bagaimana bisa seorang gelandangan bisa menjawab sema pertanyan dengan tepat dan benar, padahal guru besar sekalipun belum pernah bisa menaklukan permainan itu”. Saya pun awalnya juga penasaran akan tetapi setelah menonton film tersebut saya mengerti bahwa Jamal bisa menjawab setiap pertanyaan dan memilih jawaban yang tepat bukan karena dia pernah duduk dibangku sekolah formal, akan tetapi sekolah kehidupan yang sudah mengajarinya tahu dan bisa untuk menjawab setiap pertanyaan tersebut.

Dalam menjalani kehidupan bukankah kita juga sering mengalami persoalan hidup? Mulai dari persoalan hidup yang ringan hingga yang berat. Dan tentu saja persoalan yang kita hadapi hampir sama dengan setiap pertanyaan dalam kuis tersebut. setiap pertanyaan mempunyai bobot, penilaian, dan hasil yang berbeda. Lantas bukankah dalam menghadapi masalah kehidupan juga seperti itu? Kita dihadapkan dengan berbagai persoalan, dan jika kita mampu menyelesaikan satu persoalan maka kita akan dihadapkan oleh persoalan yang lain. Tentunya dengan bobot yang lebih berat. Dan jika kita mampu menghadapinya maka kita bisa menjadi pribadi yang hebat. Bukankah untuk menjadi mutiara yang indah, dia harus mengalami tekanan yang dahsyat? Begitupun dengan kehidupan yang selalu menawarkan pilihan untuk menyelesaikan setiap persoalan. Memilih melakukan sesuatu atau hanya berdiam diri kita semua akan tetap mati bukan? J

  • view 281