Ketika Usia Terbilang Senja

anasta nisa
Karya anasta nisa Kategori Renungan
dipublikasikan 09 Juli 2016
Ketika Usia Terbilang Senja

Ketika usia berbilang senja 
Mari tukar yang ada sekarang
Jual atau buang semuanya 
Kita kembali ke belakang 
 
Waktu takkan bisa kembali 
Tapi harapan tak akan pernah pergi
Miris mengingat yang terabaikan
 
Ketika kuliah berganti-ganti pasangan
Pacaran "katanya"
Ketika wisuda, hubungan juga ikutan wisuda
Si A, si B dan si C
Yang gak bisa hidup tanpamu 
Gak juga datang melamarmu
 
Dan, kamu bilang saat itu
Aku masih muda, sarjana, 
ahh perkara jodoh nanti saja
 
Tiap hari turun kerja
Dengan penampilan yang cukup bersahaja
dan kamu juga bilang
ahh perkara jodoh tunggu usia 25
Jodoh harus yang luar biasa "katamu"
 
Ketika sudah 25 
berganti ke 26
masuk ke usia 30
Kenapa tak ada yang datang melamar?
dan kamu... mulai sibuk tahadjud
mulai sibuk puasa senin - kamis
minta jodohin sana - sini
hati resah gundah 
mulai mengeluh kenapa Allah tak sayang?
 
 
Dan usia terus bertambah
Mulai sedih mengingat nasihat orang tua
Mulai sedih melihat orang tua yang sudah tak lagi sehat
Kemana saja cinta yang kamu bela 
Berganti - ganti pacar
tanpa kepastian 
sekedar happy 
Bukan untuk niat kebaikan diri
Ahh...mau bilang apa
menangis sudah takada guna
 
Di senja usiamu
Dengan niat kebaikan 
dan secerah harapan
Semoga Allah segera kirimkan 
Pendamping yang beriman
 
 
 
 

  • view 209