Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Agama 20 Januari 2016   17:52 WIB
Islam Indonesia

Islam di Indonesia seringkali dianggap akan memberi kontribusi positif terhadap demokrasi jika agama tidak dilibatkan dalam politik. Sebagian yg lain menganggap memisahkan Islam dengan politik seperti memisahkan asinnya garam dari air laut. Bagi sebagian umat islam seolah politics selalu embedded dengan agama.

Dalam praktiknya, institusionalisasi agama dalam partai politik lebih banyak madhorotnya daripada manfaatnya. Dalam politik, agama mudah dimanipulasi untuk kepentingan kekuasaan jangka pendek, sebelum dicampakkan suara moralnya. Partai agama selalu gagal mempertontonkan keteladanan yang semestinya. Bahkan dalam kasus korupsi partai dakwah menempati ranking tertinggi dalam skandal yang paling diancam al-Qur'an. Partai berbasis agama juga rentan untuk memiliki wawasan kebangsaan yang berbasis multikultural dan pluralitas sebagai conditio sine quanon bagi bangsa indonesia. Hidden ideology yang mudah tersimpan dalam cita-cita negara agama, juga mudah menghinggapi partai berbasis agama. Meskipun partai sekuler juga tidak kalah parah dalam melakukan abuse of power, tetapi setidaknya partai-partai itu, mereka tidak mengatasnamakan suara tuhan.

Karya : Anas Saidi