Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Agama 20 Januari 2016   18:24 WIB
Sejarah Kecemasan

Simbol adalah perwakilan tanda yang dimaknai. Dalam situs, artefak, selalu disisipkan pesan peristiwa yang dibungkus dalam waktu yang berharga. Itulah sejarah.

Ibadah haji pada dasarnya pelacakan sejarah yang menagih menyulam ingatan. Lari-lari kecil antara bukit Sofa dan Marwa adalah merekontruksi sejarah Siti Hajar, ketika lari-lari dalam kehausan, yang ingin memenuhi tangisan anaknya Ismail yang meronta kehausan. Jadi, sa'i adalah sejarah kecemasan. Sejarah kegalauan hanya dapat dilacak dengan empati, penghayatan dan pemaknaan. Tanpa penghayatan ibadah bisa hanya bermakna kerutinan.

Dalam ibadah haji hampir seluruhnya pelacakan sejarah "kesulitan". Maka, idealnya, jika masih muda, melacak sejarah dengan kesulitannya lebih mulia daripada dengan kemudahannya (haji plus). Unsur kemewahan lebih mudah menyeret godaan rekreatif mendahului rasa pengorbanan.

Karya : Anas Saidi