Inilah Alasan Allah Membenci Orang yang Menguap

Analind
Karya Analind  Kategori Agama
dipublikasikan 16 Juni 2017
Inilah Alasan Allah Membenci Orang yang Menguap

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ta'alaa anhu, Rasulullah bersabda,
"Sungguh Allah mencintai orang yang bersin dan membenci orang yang menguap, maka jika kalian bersin maka pujilah Allah, maka setiap orang yang mendengar pujian itu untuk menjawabnya; adapun menguap, maka itu dari syaitan, maka lawanlah itu sekuat tenagamu. Dan apabila seseorang menguap dan terdengar bunyi: Aaaa, maka syaitan pun tertawa karenanya". ( Shahih Bukhari : 6223)

Imam Ibn Hajar berkata dalam (Fath-hul Baari : 10/6077) bahwa,
_"Imam Al-Khathabi menjelaskan bahwa makna cinta dan benci pada hadits di atas dikembalikan kepada sebab yang termaktub dalam hadits tersebut. Bersin terjadi karena badan yang kering dan pori-pori kulit terbuka, dan tidak tercapainya rasa kenyang. Menguap terjadi karena badan yang kekenyangan, dan badan terasa berat untuk beraktivitas, hal ini karena banyaknya makan . Bersin bisa menggerakkan orang untuk bisa beribadah, sedangkan menguap menjadikan orang itu malas”.

Menurut penelitian para dokter menjelaskan bahwa otak dan tubuh manusia membutuhkan suplai oksigen dan nutrisi yang cukup. Apabila otak dan tubuh kurang mendapat suplai oksigen dan nutrisi, maka dapat menyebabkan sesorang itu mudah sekali menguap. Ketika menguap berbagai jenis mikroba, debu dan kutu mudah masuk kedalam tubuh. Sebab posisi mulut dalam keadaan terbuka dan menarik udara secara kuat.


Oleh karena itu ada nasehat yang mulia dari Rasullulah bahwa ketika menguap, sebaiknya kita menutup mulut dengan tangan kanan.
Seperti sabda Rasullulah :
“apabila salah seorang diantara kalian bersin, maka ucapkanlah Al-Hamdulillah, dan hendaklah orang yang mendengarnya menjawab dengan Yarhamukallahu, dan bila dijawab demikian, maka balaslah dengan ucapan Yahdikumullahu wa Yushlihubaalakum.” (HR. Bukhari, 6224).

  • view 77