Membaca Prinsip dan Kerja Kemanusiaan Puan Maharani

Rico Sinyoman
Karya Rico Sinyoman Kategori Inspiratif
dipublikasikan 01 Desember 2017
Membaca Prinsip dan Kerja Kemanusiaan Puan Maharani

Semua mafhum, bahwa tugas Puan Maharani sebagai Menko PMK adalah tugas kemanusiaan; untuk memperbaiki, memerhatikan, serta meninggikan harkat kemanusiaan melalui program-program yang menyejahterakan masyarakat. Tak cukup hanya itu, Puan Maharani secara jelas menunjukkan sikap keberpihakan kepada kemanusiaan.

Hal ini bisa dilihat ketika Puan Maharani, misalnya, atas nama HAM memberikan pembelaan kepada mereka yang “bertobat” dari ISIS dan dideportasi, sebab Puan Maharani menyadari, bahwa mereka tetap warga Indonesia meski perlu diawasi, pada perkembangannya.

Puan Maharani juga memberikan pembelaan kepada bayi Deborah yang meninggal lantaran prosedur ribet termasuk juga terhadap Ibu Reni, pasien yang ditolak berkali-kali oleh rumah sakit. Bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan Puan Maharani juga tampak ketika mengunjungi korban terdampak bencana di beberapa tempat, termasuk komitmen Puan Maharani untuk menangani para pengungsi korban letusan Gunung Agung di Bali.

Pada pertemuan sebelumnya, Puan Maharani mengintruksikan kepada Gubernur untuk tidak langsung meminta bantuan dari luar. Kemudian pada rapat koordinatif selanjutnya, Puan Maharani bersama-sama dengan Kementerian dan Lembaga lain membicarakan tentang perubahan cuaca akhir-akhir ini sehingga mengakibatkan terjadinya bencana di beberapa daerah, sekaligus komitmen Puan Maharani untuk mengantisipasi dan menanggulanginya. Sebut saja seperti banjir bandang di Pacitan dan Wonogiri, tanah longsor di Yogyakarta, dan erupsi Gunung Agung di Karangasem, Bali.

Terkait dengan erupsi Gunung Agung, Puan Maharani menyampaikan beberapa hal penting sebagaimana yang diarahkan langsung oleh Presiden Jokowi. Turis yang sedang berkunjung akan dijaga keselamatannya, serta penerbangan akan terus dikomunikasi dengan pihak-pihak terkait. Puan Maharani juga menyampaikan, bahwa banyaknya pengungsi yang fluktuatif telah dipikirkan dengan matang.

Kemudian, Puan Maharani tetap mengingatkan, bahwa yang terjadi adalah bencana alam. Tak ada yang tahu terjadinya, tapi Puan Maharani telah berupaya keras untuk mengantisipasi terjadinya gempa, setidaknya dengan perlindungan terhadap manusianya terlebih dahulu. "Karena ini gejala alam, kita hanya bisa bersiap-siap dan kemudian tentu saja berdoa. Jangan sampai ada hal-hal terjadi ke depannya yang kemudian berakibat buruk atau tidak baik," ucap Puan Maharani.

Artinya, Puan Maharani bekerja untuk kemanusiaan. Selain dengan menyejahterakan masyarakat, pemerintah juga mempunyai kewajiban untuk memberikan rasa aman kepada setiap warga negara Indonesia dari segala bentuk bencana, dan itulah yang dilakukan oleh Puan Maharani. Pemerintah, melalui kerja koordinatif Puan Maharani telah, melakukan berbagai upaya untuk mendeteksi dini segala jenis bencana serta memberikan bantuan kepada mereka yang sudah menjadi korban (terdampak).

Itulah prinsip Puan Maharani dalam pembangunan, yaitu menjadikan nilai kemanusiaan di atas segala bentuk kepentingan. Bahwa pembangunan, menurut Puan Maharani, haruslah menempatkan manusia sebagai pelaku sekaligus penerima manfaat dari pembangunan dengan kualitas yang mesti diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  • view 47