Pendidikan dan Penguasaan Teknologi Bagi Puan Maharani

Rico Sinyoman
Karya Rico Sinyoman Kategori Inspiratif
dipublikasikan 21 Agustus 2017
Pendidikan dan Penguasaan Teknologi Bagi Puan Maharani

Tak ada satu pun yang menyangsikan dan meragukan pentingnya pendidikan dalam menunjang pembangunan dan kemajuan bangsa. Bahkan, tujuan bernegara ini diantaranya adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, selain kesejahteraan dan keterlibatan dalam percaturan Internasional. Karena sejatinya, pendidikan adalah kunci; pertama dan utama.

Inilah yang disadari betul oleh Puan Maharani, sebagai Menko PMK (mengomandani pembangunan manusia dan kebudayaan), yang selama menjabat sebagai menteri terus menggalakkan pentingnya pendidikan. Selain pembagian Kartu Indonesia Pintar (KIP), ada juga revitalisasi pendidikan vokasional melalui SMK, termasuk juga kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi untuk semakin mempercepat proses pembangunan negeri.

Inilah yang disinggung oleh Puan Maharani ketika menghadiri Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-22 yang bertemakan “Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan”, dan dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Presiden Republik Indonesia ke-3 BJ Habibie, bahwa pemerintah tidak bisa menafikan peran perguruan tinggi sebagai penyokong utama pembangunan bangsa.

Puan Maharani kembali mengingatkan, bahwa hasil inovasi dan riset dosen, mahasiswa, serta civitas akademika diyakini dapat jadi solusi tersendiri dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa, khususnya bidang pembangunan manusia. "Karena bagaimanapun pemerintah perlu banyak masukan, terutama dari perguruan tinggi untuk jawab berbagai persoalan," tegas Puan.

Artinya, pendidikan tak bisa dinafikan sebagai salah satu katalisator penting dalam menyukseskan pembangunan nasional. Ini sudah rumus sederhana. Negara-negara maju telah membuktikannya.

Selanjutnya terkait dengan teknologi, Puan Maharani berpandangan, bahwa peringatan Hakteknas harus mampu memberi semangat inovatif untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Inovasi yang dihasilkan, kemudian, haruslah mempunyai nilai manfaat bagi masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan.

"Hakteknas yang diperingati setiap tahun merupakan momentum untuk terus memotivasi dan mendapatkan inspirasi baru dalam mempercepat pemanfaatan teknologi nasional dalam pembangunan dan kegiatan perekonomian," ujar Puan. Artinya, nilai kebermanfaatan akan menjadi tolak ukur kemajuan di bidang teknologi, karena pembangunan nasional yang efektif membutuhkan kapasitas penguasaan teknologi yang baik, sehingga dapat meningkatkan produktifitas dan daya saing.

Bagi Puan Maharani, pendidikan dan penguasaan teknologi merupakan sebuah keniscayaan untuk semakin memajukan bangsa Indonesia. Kesadaran itulah yang menjadikan Puan Maharani memiliki kerja, program dan kebijakan yang cerdas terkait pendidikan, teknologi, termasuk juga pendidikan vokasional untuk semakin mempersiapkan bangsa Indonesia bersaing dalam konteks global melalui penguasaan skill yang mumpuni.

Puan Maharanii hebat dan cerdas!

  • view 39