Puan Maharani Membanggakan

Rico Sinyoman
Karya Rico Sinyoman Kategori Politik
dipublikasikan 12 Mei 2017
Puan Maharani Membanggakan

Kita seperti alpa menilai Puan Maharani sebagai seorang perempuan yang membanggakan. Bukan hanya sosoknya, tapi juga kiprahnya dalam memberikan sumbagsih terhadap kemajuan bangsa. Terutama melalui posisinya saat ini sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani telah banyak melakukan kerja-kerja yang signifikan, sehingga dalam konteks tertentu, banyak pula capaian-capain program dalam rangka membangun manusia melalui upaya percepatan kesejahteraan.

Tentu tidak benar kalau dikatakan rakyat sudah sejahtera, masih jauh panggang dari apinya. Tapi realitas itu tidak kemudian menafikan realitas lainnya, bahwa pemerintah saat ini terus berjuang untuk kesejahteraan itu. Program jaminan sosial adalah bagian dari wujud hadirnya pemerintah, selain upaya untuk mempermudah akses transportasi darat dan laut serta pembangunan fasilitas umum untuk meningkatkan dan mempermudah rakyat.

Puan Maharani membanggakan, sebab dalam konteks pembangunan perempuan, Puan Maharani adalah satu di antara tidak begitu banyak perempuan yang berhasil membuktikan pada dunia, bahwa perempuan juga bisa. Perempuan tak lagi menjadi makhluk kelas dua dan inferior karena, bahkan ikut ambil peran dalam membangun dan memajukan bangsa. Perempuan juga bisa berperan dalam menentukan kebijakan arah pembangunan , dan Puan Maharani menjadi bagian dari perempuan-perempuan yang membanggakan itu.

Bahkan dalam sebuah release survei dari Indonesia Indicator (I2) tentang nama-nama yang banyak menghiasi pemberitaan di media, Puan Maharani masuk dalam daftar perempuan Top Person dan Top Influencer 2017. Artinya, dalam konteks ini, kita perlu memberikan apresiasi besar terhadap bangkitnya kaum perempuan Indonesia.

Puan Maharani membanggakan, ketika melihatnya kinerjanya sebagai menteri telah melahirkan sebuah kerja dan kebijakan progresif dalam konteks pembangunan Indonesia, terutama manusia dan kebudayaannya. Puan Maharani aktif men-sosialisasikan program-program jaminan sosial yang menjadi semangat pemerintahan saat ini. Penyebaran manfaat KIP dan KIS, bantuan non-tunai, pemberian makanan tambahan, Kampung KB, Keluarga Sejahtera, dan lainnya adalah bagian dari keberhasilan koordinasi Puan Maharani bersama Kementerian terkait untuk meringankan beban masyarakat.

Hal membanggakan lainnya adalah kesediaan Puan Maharani untuk melakukan kunjungan langsung untuk memastikan kerja di lapangan. Dalam konteks persiapan Asian Games 2018, misalnya, Puan Maharani sebagai Wakil Penasihat –mendampingi Jusuf Kalla– terlihat aktif dalam melakukan sidak terkait pembangunan fasilitas dan persiapan Asian Games 2018. Tidak hanya itu, beberapa kali Puan Maharani juga turun langsung untuk memastikan kondisi di lapangan ketika terjadi bencana, seperti di Pidie Jaya, Aceh dan Bitung.

Suatu ketika, dari saking fokus untuk bekerja, Puan Maharani lupa, bahwa sepatu yang dikenakannya kegedean ketika sidak pembangunan fasilitas Asian Games 2018. Suatu ketika juga, Puan Maharani yang mestinya sudah pulang ke Jakarta, tapi mengurungkan niatnya karena lebih mementingkan melakukan kunjungan kerja ke Bitung, membersamai para korban dan melakukan rekayasa alur penyampaian bantuan.

Maka, sebenarnya banyak hal yang membanggakan dari sosok Puan Maharani, dalam posisinya sebagai personal, perjalanan karirnya di dunia politik, dan sebagai Menko. Hanya saja, penilaian semacam itu, dengan cara yang tidak adil kemudian disangkut-pautkan dengan sejarah kehidupan Puan Maharani yang disimplifikasi dalam konteks Putri seorang Megawati, sehingga yang sengaja ditampakkan secara subjektif adalah ketidak-berhasilannya.

Tentu saja ini aneh karena kalau mau ngulik-ngulik berita sejenak, banyak capaian kerja dan prestasi Puan Maharani yang membanggakan. Jadi, yang masih negatif melihat sosok Puan Maharani, mungkin saja perlu membiasakan diri menyeruput kopi, di pagi yang suci, supaya imajinasi yang terbangun berdasarkan uji.

  • view 88