Puan Maharani: 10 Besar Perempuan Yang Mendominasi Pemberitaan Media

Rico Sinyoman
Karya Rico Sinyoman Kategori Politik
dipublikasikan 29 April 2017
Puan Maharani: 10 Besar Perempuan Yang Mendominasi Pemberitaan Media

Dalam survei yang direlease oleh Indonesian Indicator (I2) terkait perempuan dan pemberitaan di media, Puan Maharani menjadi sosok perempuan yang masuk dalam 10 besar perempuan yang namanya mendominasi peberitaan di media, dengan 11.512 berita. Puan Maharani termasuk dalam 7% perempuan yang mendominasi pemberitaan di media, atau “top person” (dalam istilah yang digunakan oleh pihak I2).

Keberhasilan Puan Maharani ini melengkap prestasi sebelumnya, dalam release survei yang sama, Puan Maharani juga termasuk dalam daftar 10 perempuan yang pernyataannya bisa menciptakan opini publik.

Masuknya Puan Maharani dalam daftar “top person” kali ini harus dimaknai sebagai bagian tak terpisahkan dari kerja dan prestasi selama menggawangi Kementerian Koordinator Penmangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Banyak kerja yang telah dilakukan oleh Puan Maharani terkait dengan kerjanya sebagai menteri koordinator yang mampu melakukan kerja cantik dalam mengomandani Kemenko yang berkaitan langsung dengan manusia dan budaya; dua hal yang paling penting dalam membangun bangsa.

Sehingga tidak aneh ketika banyak pemberitaan yang menjadi titik epicentrum terkait dengan sosok dan kinerjanya.

Sejak awal (sebelum menjadi menteri), Puan Maharani memang sudah mendapatkan banyak pemberitaan, terkait dengan posisinya sebagai Anggota DPR-RI, Ketua Fraksi PDI-P, dan sekaligus sebagai putri dan Megawati dan cucu dari Soekarno. Ketika menjadi menteri, pemberitaan terhadapnya semakin banyak, terutama terkait dengan kinerjanya sebagai menteri, tentu dengan tanpa menafikan berita miring yang kerap menimpanya.

Namun, wajar ketika Puan Maharani mendapatkan banyak pemberitaan karena kinerjanya memang tampak. Sebut saja seperti kampung KB, posisinya sebagai Komandan Gerakan Revolusi Mental, posisinya sebagai Wakil Penasihat pada Asian Games 2018, dalam banyak kesempatan ikut bersama Jokowi dan membagikan “Kartu Sakti”, beberapa kali kerap menggantikan Jokowi sebagai perwakilan pemerintah dalam acara-acara resmi, termasuk fokusnya dalam melakukan persiapan pelaksanaan ibadah haji bersama Kementerian Agama. Dalam banyak kesempatan, ia juga terlibat dalam proses rangkaian program kerja dari Kementerian yang menjadi tanggung jawabnya secara struktural.

Artinya, masuknya nama Puan Maharani dalam “top person” dapat dimaknai secara representatif sebagai wujud kerja nyata Puan Maharani, karena tidak mungkin ada berita tanpa ada kerja nyata. Itulah prinsip penting yang tak bisa dinafikan.

  • view 38