Konsistensi Semangat Kerja Puan Maharani Untuk Asian Games 2018

Rico Sinyoman
Karya Rico Sinyoman Kategori Politik
dipublikasikan 16 Maret 2017
Konsistensi Semangat Kerja Puan Maharani Untuk Asian Games 2018

Saat ini, setidaknya ada dua masalah yang membuat persiapan gelaran prestisius, Asian Games 2018, yang akan dilaksanakan di Jakarta-Palembang ini. Pertama, tentang ditemukannya penyelewengan dana sosialisasi Asian Games 2018, yang telah menemukan tersangkanya. Kedua, tentang adanya isu pengurangan dana agar lebih ramping dan hemat. Karena, seperti yang disampaikan oleh Jusuf Kalla, ajang Asian Games 2018 ini bukan ajang untuk mewah-mewahan.

Persoalan kedua, sudah diklarifikasi langsung oleh Jusuf Kalla, bahwa itu bukan pemangkasan karena memang pengajuan dananya masih belum ada. Itu adalah usulan bagaimana dengan keuangan yang ada, Indonesia tetap bisa melangsungkan acara prestisius itu dengan membanggakan dan memuaskan. Terpenting dari itu adalah prestasinya, bukan hanya sekedar helatannya. Indonesia harus mampu berbicara banyak dalam ajang internasional seperti ini.

sementara tentang isu yang pertama, adalah isu yang mengkhawatirkan dan memalukan, dimana (lagi-lagi) ada oknum tertentu yang berusaha memancing di air keruh untuk memperkaya pribadi mereka, dan tentu saja mencoreng persiapan Asian Games 2018 yang telah berpeluh-peluh ini. Sehingga Puan Maharani, sebegai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) secara tegas memastikan, bahwa semangat kerja dan komitmen yang tinggi harus tetap dipertahankan untuk menyukseskan helatan akbar ini.
Korupsi, tentu saja mencoreng dan memalukan, tapi Puan Maharani memastikan, bahwa itu sama sekali tidak mengganggu persiapan yang sedang berlangsung karena itu domain yang berbeda. Proses hukum, ya, tetap proses hukum. Biarkan berjalan sebagaimana seharusnya, sementara persiapan untuk Asian Games 2018 adalah persoalan lain, yang tidak akan terganggu dengan adanya dugaan korupi ini. Begitu tegas Puan Maharani menanggapi kabar tersebut.

Secara tegas, Puan Maharani bahkan mendukung proses hukum yang ingin dilakukan, karena dalam proses pelaksanaannya, Asian Games 2018 ini juga melibatkan BPKP dan LKPP. Jadi akuntabilitasnya tidak bisa dikesampingkan.

Artinya, meskipun ada banyak masalah yang menghantui proses persiapan Asian Games 2018 ini, Puan Maharani ingin tetap memastikan bahwa konsistensi semangat kerja tak bisa serta merta dikendorkan, karena akan selalu ada cara untuk menyelesaikan setiap persoalan. Terutama terkait kordinasi kementeriannya, yang mempunyai tanggung jawab untuk memastikan kementerian yang berada di bawah garis koordinasinya bisa bekerja dengan baik, termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), sebagai pihak yang paling bersentuhan secara kerja dan tugas persiapan.

Komitmen dan semangat kerja itu pula yang ditunjukkan Puan Maharani ketika mengadakan pertemuan dan konsolidasi membahas Asian Games 2018 bersama Wapres Jusuf Kalla dan Imam Nahrawi untuk memastikan persiapan dan permasalahan-permasalahan yang sedang dihadapi. Puan Maharani ingin memastikan, bahwa Asian Games 2018, selain soal prestasi, tapi juga untuk menunjukkan marwah dan martabat Indonesian di mata dunia internasional. Semua itu bisa dilakukan hanya dengan konsistensi dan semangat kerja yang tak boleh kendor sedikitpun. Begitulah komitmen Puan Maharani untuk Asian Games 2018.

  • view 96