Teriak ku

Andri Yarifin
Karya Andri Yarifin Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 06 Desember 2017
Teriak ku

Rumah begitu berantakan dan banyak pecahan kaca berserakan.

Aku lihat sedih diraut  wajah ibu yang memendam beribu hal dalam diam.

Lebam disekujur tubuhnya disertai noda hitam yang melekat karna siraman kopi

Tanyaku, ",Kenapa ibu?", hanya senyum di berikan padaku, dia berusaha terlihat bahagia meski banyak luka yang merobek hatinya.

Lalu teriak ayah, hingga merobek ketulian, lalu semua terdiam di kesunyian.

Pergi dengan sejumlah uang ke penjudian, apa yang di lakukan? Berantakan, pecahan kaca yang terlihat transparan bersama noda hitam berceceran.

Lalu pergi ku kemana sambil teriak ku benci,teriak ku kesal, kanapa ibu? Kanpa ayah? Tanya ku tak terjawab.

  • view 31