Menari Di Lintasan Pelangi

Amril Taufik Gobel
Karya Amril Taufik Gobel Kategori Puisi
dipublikasikan 23 Januari 2016
Menari Di Lintasan Pelangi

Sepagi ini kita bercakap tentang hujan
yang jatuh dari langit laksana hunjaman jarum-jarum air
Pada tanah basah tempat kita berpijak.
dan rindang pepohonan dimana kita berdiri dibawahnya
?Sebagaimana setiap kisah pilu dituturkan,? katamu perih,?Seperti inilah
kita menjalani setiap detak waktu dalam rinai hujan dengan rasa sesal
yang menggumpal dan menyayat?
Kamu lalu membasuh tetes hujan yang menerpa pipi
sekaligus menghapus tetes airmatamu jatuh tak terlerai.
?Sebagaimana setiap cerita dikisahkan,? kataku lirih,?seperti inilah kita mesti
memaknai pertemuan serta perpisahan dengan penuh rasa syukur, menyaksikan
segala yang pernah ada dan kini menghilang sebagai bagian dari setiap jejak
yang terpacak sepanjang jalan, lalu terbang
menyisakan cahaya laksana kerlip kunang-kunang menerangi malam?
?
Sepagi ini kita berbincang tentang pelangi
yang melengkung indah di rangka langit seusai hujan
Lalu kamu bercerita tentang mimpimu menari di lintasannya
bercanda bersama burung-burung yang terbang didekatnya
serta menyentuh lembut awan dengan lentik jemarimu
Kamu menuturkan kisah tentang segala kenangan kita,
tentang hujan yang menghanyutkan segala perih,
tentang desir angin senja yang meniupkan kerinduanmu dari musim ke musim
tentang wangi melati di pekarangan yang menghembuskan asa saat fajar merekah
tentang buram kaca jendela seusai gerimis yang kerap membuatmu galau
tentang aku, yang telah mewarnai larik pelangi, menemani kaki-kakimu lincah menari
dan selalu bertahta di cakrawala hatimu..
?
?
Jakarta, 210611

  • view 113