Array
(
    [data] => Array
        (
            [post_id] => 439
            [type_id] => 1
            [user_id] => 699
            [status_id] => 1
            [category_id] => 13
            [project_id] => 0
            [title] => Flash Fiction : Cinta Satu Malam
            [content] => 
Baginya, cinta adalah nonsens.
?
Tak ada artinya. Dan Sia-sia.
?
Entahlah, lelaki itu selalu menganggap cinta adalah sebentuk sakit yang familiar. Ia jadi terbiasa memaknai setiap desir rasa yang menghentak batin tersebut sebagai sesuatu yang memang sudah seharusnya.
?
Lazim. Wajar tanpa syarat.
?
Dan seperih apapun luka perpisahan yang ia alami tak akan membuatnya limbung, hilang kendali atau melakukan langkah ekstrim : berteriak lantang sekeras-kerasnya hingga segala beban dihatinya lenyap seketika.
?
?Aku tidak semelankolis itu,? ucapnya dalam hati.
?
Ia lalu tersenyum getir lalu mengisap rokoknya dalam-dalam. Asapnya rimbun mengepul mengelilingi wajahnya dengan rahang mengeras.
?
Ia tahu bagaimana cara menikmati luka dengan menanggulanginya oleh luka yang lain.
?
Setidaknya itu membuat batinnya lebih baik. Dan terhormat.
?
Perempuan itu sudah membuatku menderita bertahun-tahun, gumamnya lirih.
?
Meninggalkannya adalah sebuah kekeliruan besar.
?
Yang justru membuatnya rentan dari segala kesakitan. Kebal dari segala kesunyian dan tegar menghadapi hempasan badai.
?
Sekuat apapun.
?
Sosok di tempat tidur itu menggeliat. Wajahnya terlihat cantik diremang lampu kamar.
?
?Kok belum tidur, sayang?? tanyanya manja.
?
Lelaki itu menghela nafas panjang,
?
?Sebentar saya ke situ?, sahutnya pelan.
?
Perempuan itu mendesah dan kembali memejamkan mata.
?
Lelaki itu lalu bangkit, mematikan rokok yang tinggal setengah di asbak. Meraih belati tajam dari laci meja kecil.
?
?Cukup satu malam saja, perempuan kelima. Mari nikmati kesakitanmu. Kesakitan kita?, ucapnya pilu
?
?
?
Sumber:
http://daengbattala.com/flash-ficti...
[slug] => flash-fiction-cinta-satu-malam [url] => [is_commented] => 1 [tags] => [thumb] => file_1453522443.jpg [trending_topic] => 0 [trending_comment] => 0 [total_viewer] => 199 [issued] => 0 [author] => Amril Taufik Gobel [username] => amriltg [avatar] => file_1453799939.jpg [status_name] => published [category_name] => Cerpen [type_name] => article [kode_multiple] => [total_comment] => 0 [total_likes] => 1 [created_at] => 2016-01-23T11:14:03+07:00 [updated_at] => 2018-09-15T16:35:44+07:00 [deleted_at] => ) [process_time] => 32.610456ms [status] => 200 )