Persimpangan

Amalia Nur Cahyani
Karya Amalia Nur Cahyani Kategori Inspiratif
dipublikasikan 18 April 2016
Persimpangan

Bulir hujan telah kembali. Dengan cepat menghujam bumi mengalirkan kesegaran dunia yang dirindukan. Orang-orang berlarian mencoba menyelamatkan diri seolah bulir itu adalah tembakan granat dari musuh. Di pojok persimpangan nampak sosok meringkuk memyelamatkan diri dari nuansa segar yang makin lama berubah menjadi tusukan jarum yang dingin bagi tubuh ringkihmu.

Detik traffic light masih berjalan. Dan Aku masih terdiam menunggu waktu di antara hujan. Sesaat ku tatap sekitar. Benar saja. Dunia terlalu sibuk dengan bagiannya masing-masing. Sekali lagi ku tatap sosok yang meringkuk dengan tatapan kosong di sudut persimpangan lima itu. Ada sesuatu yang mengoyak hatiku. Tak lama pandanganku beralih menatap bulir-bulir yang jatuh dengan anggun diantara siluet lampu persimpangan.  Ku tarik nafas dalam-dalam.  Sejenak memasuki alam imaji.  Membuka beberapa memori yang terterlalu sering ingin di lupakan. Tenggelam diantara kesegaran yang semakin mendekap. Memberikan kesadaran akan hal yang seringkali dilalaikan.  Rasa syukur.  

  • view 130