Setelah sekian lama bertahan

Alvi Kirana
Karya Alvi Kirana Kategori Inspiratif
dipublikasikan 17 Februari 2016
Setelah sekian lama bertahan

Setelah Sekian Lama Bertahan

Pendirian, nilai dari sikap diri yang harus aku jaga, aku pertahankan agar selamanya tak berubah, dan memang seharusnya tak berubah. Aku yakin, dengan segala kesakitan yang ku simpan ini, aku lebih kuat untuk memperdengarkannya sendiri, dalam larut malam hingga terik siang, meneriaki diri sendiri tanpa bosan.

Hingga akhirnya aku menyerah ..

Kamu hadir meruntuhkan semua pendirianku, sikapku yang sudah hampir 10 tahun ku jaga, mengawetkannya dengan berbagai cara. Kamu datang, menghentak semua tentang diriku dengan kebenaran katamu yang tajam, panjang tak terlawan, dan tatapan dalammu yang tak kuasa ku tahan tanpa airmata. Kamu yang tak pernah ku kenal.

?Ayo cerita, aku akan menjadi pendengar yang baik, meski tidak bisa memberikan jalan keluar?

?Ga? ada yang perlu diceritain?

?Ga? usah bohong, kamu tahu apa yang aku baca dari kamu? Sejak pertama kita ketemu. Aku sangat tau kamu menyimpan banyak hal, kamu memendam banyak cerita yang sebenarnya kamu sendiri udah ga? kuat nahannya, kamu sebenarnya pengen cerita, tapi selalu kembali untuk menahannya sendiri?

Kamu melanjutkan,

?Kamu ga? sendiri, dan aku disini ada untuk menjadi pendengarmu, seperti yang kamu tahu bahwa aku ga? suka baca, tapi aku adalah pendengar yang baik?

Aku tetap diam, dan mata mulai basah

Kamupun terdiam, menatapku semakin dalam .. aku tertunduk, menyeka airmata yang mulai tak terbendung

Akhirnya aku menyerah, mengalunkan getaran bibirku, mengimbangi suara tangis dengan melodi lisanku, dan dihadapku kamu terdiam dengan kedua telingamu, menyimak datar dan pandangan teduh tetap menatapku.

Usai, tak ku sangka aku menyerah dihadapanmu!

?Lega?? tanyamu saat ku masih syahdu dalam tangisan

?Iya, makasih?

?Kamu harus terbiasa seperti ini, mengungkapkan apa yang kamu rasakan, cerita ke orang yang kamu percaya, karna memendamnya sendiri itu ga baik buat kamu. Kamu sendiri yang tadi cerita, semua itu berawal dari ketidak-terbukaan pasangan, saling cinta namun tak biasa jujur, tak biasa mengungkapkan perasaan masing-masing, dan akhirnya seperti itu kan?

?Iya? -sesenggukan

?Kamu nantinya akan seperti itu, kalau dari sekarang kamu ga mulai untuk terbuka pada dirimu sendiri?

Aku tersentak, sungguh!

?Pasangan itu harus saling jujur, terbuka satu sama lain, ga ada yang perlu ditutupi. Kamu tau apa yang aku lakukan dengan pacarku, sampai mantanku? Silahkan kamu tanyakan ke mereka, kita selalu komit dari awal untuk jujur dalam hal apapun, jika ada waktunya dia belum bisa bicara, aku akan tunggu dia sampai siap bicara, begitupun aku?

Aku tak bersuara

?Kapanpun kamu mau cerita, aku siap menjadi pendengarmu. Ingat ya, ini bukan kamu yang minta, tapi aku yang menawarkan diri, menjadi telingamu?

Mengulang derai air mata

?Manusia itu makhluk social, artinya butuh orang lain, jangan tangani semuanya sediri aja, kita butuh penilaian orang lain karna diri sendiri tidak akan mampu menilai dirinya sendiri?

Semakin deras sendu

?Udah ah nangisnya, udah meler tuh?

?

  • view 167