Manusia Promo dan Diskon

Siswanto Almatin
Karya Siswanto Almatin Kategori Renungan
dipublikasikan 24 Juni 2017
Manusia Promo dan Diskon

Promo dan Diskon, dua istilah yang sudah tak asing lagi di telinga dan kehidupan kita. Khususnya untuk sebagian dari kita yang memiliki hobi berbelanja. Kedua kata itu biasanya terdengar menyenangkan di telinga kita, bahkan tidak jarang seketika dapat melecutkan kembali semangat berbelanja yang terpaksa tertahan oleh sebab situasi dan kondisi tertentu, atau karena kejenuhan yang hinggap dan membuat semangat itu lesu. Tapi, ketika kita mendengar, melihat ada Promo atau Diskon, kita seakan kembali bersemangat, kembali bergairah untuk memuaskan hasrat berbelanja yang mungkin sudah terpendam sekian lama.

Begitupun dengan suci ini, salah satu bulan yang dimuliakan di antara bulan-bulan yang lain. Bulan dimana Tuhan memberikan pesta Promo dan Diskon. Promo dengan pahala berlipat maupun diskon ampunan untuk kesalahan-kesalahan kita di masa lampau, maupun di masa depan. Tentu saja semua itu membuat kita melonjak gembira menyambutnya, membuat semangat beribadah kita menjadi menggebu-gebu kembali, semangat untuk berbuat kebaikan kepada sesama menjadi begitu besar. Kita berlomba-lomba untuk bisa mendapatkan Promo dan Diskon yang sebanyak-banyaknya. 

Yang tak terbiasa berpuasa, rela berlapar-lapar dan menahan dahaga demi mendapatkan Ridho dari Tuhannya. Yanh sudah lama tak bersedekah, menjadi seperti tak berminat lagi dengan harta kekayaannya dan berlomba berbagi untuk sesama. Yang tak terbiasa berjamaah, menjadi tak pernah absen dan selalu ada di barisan depan setiap sholat berjamaah. Yang tak terbiasa mengaji, menjadi betah berlama-lama membuka dan membaca kitab suci di bulan suci yang penuh dengan promo pahala dan diskon ampunan dosa dari Tuhan.

Sungguh luar biasa memang bulan ini, seperti yang telah diceritakan dalam kitab suci. Aku tidak tahu, apakah hal yang sama juga berlaku untuk mereka yang sepanjang 11 bulan lainnya sudah terbiasa dengan promo dan diskon dari Tuhan itu meski tak sebesar dan segebyar seperti bulan ini.

Tapi, setelah bulan suci ini berlalu pergi, apakah kita tetap akan memiliki semangat yang sama lagi? atau kita kembali menjadi kelelahan setelah berjuang selama sebulan penuh untuk mendapatkan promo dan diskon tadi?

Mungkin itu yang patut menjadi perhatian kita setelah ini, mempertahankan semangat berbelanja dan menjemput promo dan diskon Tuhan meski sudah tak sebesar da segebyar ini lagi. Berusaha tetap menjadi 'customer' yang loyal, siapa tau dengan begitu kita akan tetap mendapatkan promo dan diskon yang besar meski tidak sedang digelar pesta promo dan diskon seperti bulan ini. Siapa tau, Tuhan mengadakan promo dan diskon dadakan yang khusus untuk mereka-mereka yang tetap rajin dan bersemangat berkunjung dan berbelanja. 

Janganlah menjadi manusia promo dan diskon, yang hanya menunggu ada promo dan diskon lalu bersemangat untuk berbelanja. Karena promo dan diskon dari Tuhan bisa jadi berlangsung sepanjang masa. Meski, besarannya mungkin berbeda. 

selamat mudik dan salam untuk keluarga tercinta di kampung halaman. ingat, safety first ! 

#almatin 

ps : thumbnail picture hasil googling dengan keyword promo dan diskon.

  • view 69