Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Motivasi 15 Maret 2016   14:55 WIB
BERDAYA DIHARI TUA

Banyak dari orang tua bahkan kita sendiri, memiliki cita-cita, nanti ketika sudah pensiun dari Pekerjaan di kantor, akan tinggal diluar kota, mencari keheningan, menikmati masa tua dengan nyaman, menikmati secangkir kopi hangat dipagi hari di teras rumah tanpa perlu terburu-buru untuk pergi ke kantor seperti biasa, berkebun, bermain-main dengan cucu-cucu, dan kenikmatan-kenikmatan yang mereka ?kita- cita-citakan ketika telah tua nanti.

Beberapa minggu lalu, saya dan istri berdiskusi tentang hari tua dan persiapan apa untuk hari tua kelak. Sampai pada kesimpulan bahwasanya justru setelah pensiun atau tua lah kita?harus lebih banyak lagi kerja, kerja, dan kerja, secara alamiah usia akan terhenti, semua manusia yang hidup akan menemui namanya kematian.

?Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.? (Ali-Imran:185)

?Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: ?Ini adalah dari sisi Allah?, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: ?Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)?. Katakanlah: ?Semuanya (datang) dari sisi Allah?. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun?? (An-Nisa:78)

Apakah kita sudah yakin betul bahwa dimasa mudanya kita banyak berbuat amal kebaikan? atau malah karena sibuknya kita akan dunia kerja atau bisnis malah menjauhkan diri kita dari amal shalih. Begitu banyak manusia yang lalai akan perintah Allah, nggak usah jauh-jauh, coba lihat sewaktu sholat jum?at di dalam pasar atau terminal, begitu banyak manusia-manusia yang tidak bersegera untuk ke masjid. Lihatlah pula dijalanan, betapa masih banyak yang bertarung dengan kemacetan ibu kota, ibadah jum'at tak?dipedulikan oleh mereka.?Ya Allah jauhkanlah kami dari kesesatan dan kelalaian mengamalkan perintah-perintah dari-Mu.

Istri saya ?ceritanya- jealous dengan saya karena saya?mampu untuk?menulis dan ingin nanti dimasa tuanya saya?menelurkan banyak tulisan sebagai bekal di akhirat kelak. Istri saya bingung, apa yang nanti akan dilakukannya dimasa tua.? Oleh karenanya?istri saya?nggak mau status menjadi ibu rumah tangga saja,?Ia mau mengasah keilmuannya di bidang fiqih, suapaya nanti bisa berdaya di hari tua dengan membuka halaqah-halaqah atau majelis-majelis keilmuan.

?

?Jika anak Adam meninggal, maka amalnya terputus kecuali dari tiga perkara, sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang berdoa kepadanya.? (HR. Muslim).

?

Mau berdaya seperti apakah kamu nanti ketika tua?

?

Salam,

?

Alman Haraki

Karya : Alman Haraki