KEBIASAAN CORET- CORET SERAGAM

alif
Karya alif  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 28 April 2018
KEBIASAAN CORET- CORET SERAGAM

 

Ada yang salah dari kebiasaan anak sekolahan setelah Ujian. Setelah Ujian Nasional dan pengumuman kelulusan ada yang mencorat coret bajunya, meski tidak semua/sebagian tapi jelas-jelas ini adalah kebiasaan yang bodoh kalo menurus saya. 

Menulis tanda tangan di baju, mewarnai rambutnya, mewarnai baju dengan pilok, trus yang lebih parah setelahnya mereka melakukan konvoi dengan motor atau nongkrong di pinggir jalan supaya apa ? supaya di liat orang lain dan apakah dapat pujian ? tentu saja tidak.

mana ada orang yang mau memuji, walau mereka sendiri menyebutnya sebagai karya seni jelas – jelas itu bukan karya seni, jika mereka menganggap itu adalah sebagai memorabilia SMA tapi apakah sebuah kaos yang di corat coret itu akan menjadi bukti sejarah yang kekal ? tentu tidak, pada akhirnya berujung terabaikan, tak bermakna lagi setelah 1 tahun kedepan. bahkan ketika kamu nanti sudah mempunyai seorang anak jelas itu sudah tidak bermanfaat sejak detik dimana kamu mencoret-coretnya. apa yang bisa kamu banggakan dari mencoret-coret baju ? 

“nak lihat, bapak ketika lulus SMA mencoret-coret baju, ini tanda tangan mantan bapak, ini tanda tangan temen sebangku bapa dan bla… bla… bla… “ semuanya tidak bernilai dan bukan sesuatu yang harus diwariskan pada anak. orang tua yang peduli mengajarkan kedermawanan, bukan arogansi atau melepaskan anaknya ikut arus-arus negatif. 

hari ini, entah mengapa saya merasa lucu sekaligus kesal saat merazia tas-tas anak SD dan ditemukan beberapa pakaian yang sudah di corat-coret. anak SD loh ini ! 

mereka mengumpulkan uang untuk membeli pilok dengan cara mencari donatur dan meminta dari beberapa orang dan peran sibiang kerok yang menjadi otak penggerak yang di takuti dan disegani oleh teman-temanya inilah menjadi kunci sukses berjalannya rencana curat coret ini. walau sebenarnya dari segi perekonomian menengah kebawah tapi nggak habis fikir mereka dengan bangganya telah berhasil menunjukan maha karyanya di baju yang telah mereka pilok dan tanda tangani. ada beberapa kata yang tidak pantas juga. 

usul punya usul alasan mereka untuk melakukan rencana ini adalah berlatarkan milad sekolah. lucunya saya sendiri yang SD dulu di sd tersebut, dan sekarang ngajar disekolah tersebut  malah nggak tahu. sebenarnya rencana untuk mencoret-coret baju ini sudah terendus oleh saya dari facebook mereka. ya tuhan… jika kamu lihat anak SD yang saling berinteraksi di facebook saling komen saya ingin menutup facebook sesegera mungkin. 

salah seorang guru mengemukakan satu hipotesis lagi, bahwa beberapa hari yang lalu pernah melintas anak SMA, yang bajunya di coret-coret /pilok, naik motor, “merokok juga” pokoknya saat kamu melihat mereka kamu akan dengan mudah menyebutkan “betapa rusaknya generasi muda kita”.

saya sendiri memiliki pemikiran lain, bahwa kebanyakan dari anak SD yang berprilaku menyimpang adalah sebab oleh lingkungan keluarga yang terlalu mengabaikan anak, tidak perduli pergaulan dengan siapa, disekolah ngapain, di luar rumah ngapain yang penting mereka tahu bahwa anaknya harus pulang sebelum malam tiba. kebanyakan pengaruh buruk disini, dibawa oleh anak-anak SMP yang memberikan pengaruh besar seperti rokok. mereka di paksa untuk mencoba, kadang jika kita menolak malah jadi bahan olokan.

perlunya sikap tegas guru, dan mengarahkan anak-anak pada figur yang baik. kerjasama dengan orang tua untuk membangun generasi muda yang cerdas bukan secara kognitif melainkan afektif. saya sering bahkan hampir bosan rasanya mengatakan “pintar saja tidak cukup, jadilah orang pintar dan baik. karena koruptor itu nggak bodoh, mereka pinter tapi nggak punya perilaku baik” 

bukan tentang masalah perayaan atau ekspresi. mengenang tah harus pula seperti ini. hey lihatlah mereka yang merasa paling merdeka hanya karena mewarnai bajunya, rambutnya dan berlenggang di tepijalan sbagai tontonan dan cibiran sementara ada yang memandanginya dengan tangis dihatinya "andai aku punya seragam yang lebih baik dari yang kupakai hari ini"  

  • view 93

  •  
     
    12 hari yang lalu.
    ia, haha nanaonan ! nanti juga bajunya di buang. ga ada nilai guna. di kenangnya juga males

  • alif 
    alif 
    29 hari yang lalu.
    original gambar dari robert komik