Tak Sekedar Marmut Merah Jambu

alifia rima (klarkoin)
Karya alifia rima (klarkoin) Kategori Inspiratif
dipublikasikan 02 Mei 2016
Tak Sekedar Marmut Merah Jambu

Setauku cinta itu random 

Tak tau kapan datang dan dengan siapa

Buktinya indah ini datang

Dengan tiba-tiba dan dia orangnya

….

 Cinta itu kayak marmut lucu warna merah jambu

Yang berlari di sebuah roda

Seolah berjalan jauh tapi nggak kemana-mana

Nggak tau kapan berhenti

Ku jatuh cinta….

Nah itu dia sepenggal lagu dari the Nelwans yg judulnya marmut merah jambu

Buat temen2 yg udda pernah nonton film dengan judul yg sama pasti tau. Kalo dipikir-pikir arti filosofis yang dimaksudkan Raditya Dika (penulis )  kali ini emang ada benernya.Cinta yang digambarkan sebagai marmut merah jambu yang muter2 di dalam sebuah roda nggak dipungkiri ada keterkaitannya dengan cinta yang selalu punya rumusnya sendiri. 

 Ngomongin jodoh, cinta, takdir, buat manusia2 sejenjang kita ini emang nggak akan ada habisnya. Seperti halnya marmut, cinta nggak perlu dicari guys, apalagi sampe numbuhin perasaan galau tak berujung yang pastinya bikin kita capek sendiri. Kayakorang2 bijak bilang “ Kalau kamu tak dapat menemukan cinta, biar cinta yang menemukanmu”. Yaps, itu saya banget(hehe..) tapi emang bener, kan?. Kembali ke marmut yg muter2 tadi. Coba kita pikir kalo kita berusaha menghentikan dengan paksa sang marmut yang lagi asyik2nya muter , pasti marmutnya akan tersungkur, jatuh, dan sakit rasanya. Itulah kenapa kita nggak perlu trial and error berburu cinta kesana kemari, mencoba menerka2 siapa sih jodoh kita? Nyari2 orang yg sekiranya cocok dan sesuai kriteria. But, ujung2nya patah hati, putus, sakit.that’s all. Percaya aja friends, Allah punya rahasia. Bahkan cerita hidupmu pasti nggak kalah menarik kok dari film2 buatan manusia.    

 Oke ,stay tune di “tentang cinta” nih, menurut tmen2 cinta itu apa? (karena nggak ada pilihan ask the audiences, maka saya akan jawab sendiri(hehe..peace)). Satu kata yang menurut saya cukup  dapat mengartikan cinta=> ENERGI. Yup, tanpa cinta segala sesuatu tidak akan ada di dunia ini. Seperti kita tau tentang hukum kekekalan energy” Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi energy dapat berubah bentuk”. Dan yang dapat menciptakan dan memusnahkan energy pastilah sang pemilik energy itu sendiri. Allah SWT. Bisa kita bayangkan, kalau Allah tidak menurunkan cinta, bumi ini pasti akan sunyi. Makhluk2 yang menempati bumi ini bisa saja hanya hewan dan tumbuhan bersel satu yg melakukan penggandaan dengan membelah diri mereka sendiri. Kalau Allah tidak menjalinkan cinta diantara makhlukNya, bisa dibayangkan kehidupan super kaku yang dijalani makhluk hidup.  Karena pada dasarnya cinta adalah pondasi bagi makhluk hidup untuk melakukan gerakannya.  Allah pun membangun seluruh alam semesta ini beserta aturannya dengan cinta.  Berkaitan dengan sifat energi, cinta dapat berubah bentuk. Perubahan bentuk cinta => keikhlasan, rasa sayang, perhatian, pengertian, rela berkorban, semangat, kasih, empati, simpati,  kebahagiaan, rasa tenang, kedamaian, de el el. Nah, betapa energy cinta bener2 menjadi satu bagian pokok kehidupan. Itulah cinta yang benar, yang menghasilkan  energy positif bagi  semua makhluk. Dari situ kita bisa menimbang cinta yang kita miliki bermuatan positif atau negative. Cinta yang bermuatan positif pasti akan membawa hal2 positif seperti yang tersebut di atas. Sedangkan cinta yang bermuatan negative atau cinta yang belum mendapat  sertifikat “ridho Allah” pasti juga membuahkan hal2 yang negative.

"Pasti akan mendapat cintaKu orang-orang yang cinta - mencintai karena Aku, saling kunjung mengunjungi karena Aku dan saling memberi karena Aku" (Hadits Qudsi)

 Friends, itulah janji Allah yang akan memberi cintaNya apabila kita meniatkan seluruh cinta yang kita miliki hanya karena Allah. Nggak kebayang kan, kalo kita sudah mendapatkan cinta dari pemiliknya, cinta2 yang lain akan ikut bertebaran untuk kita. Kesimpulannya, “mencintai Allah adalah obat galau yang paling manjur” (siip). Kadang2 ada temen yang merasakan sulitnya menahan gejolak mencari cinta(katanya). Saya nggak bisa membantah kalo reaksi kimia tersebut adalah hal yang wajar.(saya juga ngerasain kok). Perasaan ingin memiliki seseorang secara khusus, diperhatikan, berbagi kasih sayang, pacaran lah bahasa prancisnya.,de el el. But friends, itu bukan porsi kita(bukan saatnya). Just enjoy every step of ur life. Lalu untuk apa pacaran? Ada sebagian temen yang beralasan Cuma pengen aja. Dan kalo saya serbu dengan pertanyaan “emang hubungannya beneran mau serius  sampe nikah?” dia menjawab ya nggak tau, tunggu aja nanti, dijalanin aja. So what?? Itu cinta yang salah jalan friend. Pernah di FB teman saya posting status yang lgsg saat itu juga statusnya saya like. “ Pacaran yang masih pake duit orang tua dilarang menghina jomblo yang sedang focus sukses”. Nah,bener banget kan? Saya jadi pengen nambahin “ Pacaran yang belum bisa masak, males bersih2, dilarang menghina jomblo yang rajin bersihin rumah plus pinter masak”(hehe…bener?). Ada juga keluhan dari tmen2 yang katanya ngerasa kesepian kalo nggak punya pacar. Itulah friends, saking sudah terbiasanya maksiat jadi ketergantungan kan?. Dan yang perlu dilakukan adalah kembali menata hidup, menanam kembali cita2mu, menyibukkan diri dengan hal2 positif, kalo kangen ditelponin pacar ganti aja nelpon ortu, adek atau sodara, pasti mereka seneng banget(hehe..silaturahim).

Balik lagi ke kasus si marmut, berhentinya marmut dari rodanya sudah tepat diperkirakan si marmut sendiri guys. Saat berhenti, maka itu sudah waktunya, waktu terbaik untuk momen terbaik. Sudah banyak kejadian orang pacaran menahun, tapi putus di tengah jalan. So guys, bersabarlah untuk yang pasti(yang pasti biasanya nggak butuh waktu lama.Smangad!!). Percaya aja kalo Allah yang menjalinkan, Allah juga yang akan menjaga dan merawat cinta kalian. Nanti akan tiba saatnya kita berada di satu rumah bersama orang yang kita cintai, bareng2 tiap hari, berbahagia dengan berbagai perbedaan,  menuai berbagai energy positif dalam hidup dan selalu berusaha untuk mencintai lebih baik lagi.

So, buat temen2 yang emang belum saatnya dan belum siap, mari kita mempersiapkan diri kita.

“ Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita

yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik. (Qs. An Nur:26)

 

  • view 223