Kekuatan Tuhan

muhamad alif
Karya muhamad alif Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 01 Desember 2017
Kekuatan Tuhan

Hal yang tidak terpikirkan oleh ku sungguh ini adalah sesuatu yang membuatku sangat tidak nyaman. Bukannya aku tidak bersyukur dengan semua ini namun biar bagaimana pun aku tidak mungkin selamanya hidup di bawah tangan orang lain. Rasanya seperti seorang yang tidak punya harga diri, dilecehkan, dan selalu saja mendapatkan omongan yang kurang mengenakkan. Sekalipun mereka adalah keluargaku, namun tetap saja sebagai seorang lelaki sudah bukan waktunya lagi untukku menaruhkan nasib pada mereka. Sekalipun mereka tetap berlaku baik padaku bukan berarti aku harus terus terpaku pada mereka, aku harus bisa berbuat dan menentukan kedepannya mau bagaimana. Aku sudah bukan anak belasan tahun lagi yang mesti di suapin terus bila menginginkan sesuatu, usiaku sudah 20 tahun, aku pun sudah ingin merasakan apa yang namanya dunia luar, punya kekasih/teman hidup, karena bukan tidak mungkin dalam waktu dekat aku akan mengkhitbah seorang perempuan.
Untuk masalah pendidikan, sebenarnya aku tidak pernah menemukan keyakinan apakah aku harus melanjutkan kuliah atau tidak, di sisi lain aku ingin sekali melanjutkan kuliah, di sisi lain aku ingin bekerja saja. Sekarang aku sudah tidak muda lagi, aku sudah melewatkan dua tahun sejak lulus SMA, sekalipun aku ingin melanjutkan kuliah rasanya malu sekali, otakku pun mungkin sudah membeku karena tidak pernah aku gunakan untuk berpikir.
Mengenai cita-cita, aku ingin menjadi seorang guru, berbakti kepada negara dan masyarakat, menjadi panutan bagi anak muda betapa ilmu itu begitu penting. Ya, hanya itu cita-citaku. Tapi sudahlah, tuhan mungkin tidak mengizinkan aku menjadi seperti itu, yang mesti aku lakukan saat ini bukanlah berbicara mengenai keinginan atau pun cita-cita yang terabaikan, sudah bukan waktunya, yang mesti aku lakukan adalah bagaimana menerima kehendak tuhan yang tidak sejalan dengan harapan dan keinginanku. Biar bagaimana pun jalan yang tuhan pilihkan untukku adalah yang tebaik dan aku tidak akan pernah bisa merubah kehendak tuhan. Biarlah Allah saja yang menjadi penentu hidupku, menjadi pembimbing, penunjuk jalan dan pemberi cahaya meski hati dan perbuatanku jauh dari kata taat, semoga tuhan mengampuni dosaku

  • view 26