Harusnya Kau Pilih Dia

Alif Mauludi
Karya Alif Mauludi Kategori Project
dipublikasikan 29 Januari 2018
Jam Tua & Kisah-Kisah Penyesalan dari Masa Depan

Jam Tua & Kisah-Kisah Penyesalan dari Masa Depan


Waktu takkan bisa diulang. Selagi ada kesempatan, jangan pernah disia-siakan

Kategori Roman

169 Tidak Diketahui
Harusnya Kau Pilih Dia

"Maaf, aku lebih memilih dia,” sesal seorang wanita di hadapan pria yang hendak menikahinya.

Sayang, niat baik itu berujung sia-sia. Si wanita lebih memilih pria yang sudah lama ia cinta dengan rahasia.

Si pria pun pergi, kembali ke rumahnya tanpa rasa dendam. Ia menyadari bahwa seperti inilah cara kerja takdir.

Meskipun ada secercah kesedihan, si wanita menunjukkan ekspresi seakan ia wanita yang bahagia saat itu.

Si wanita menatap sebuah jam tua di atas meja yang masih terus berjalan.

Di tengah kefokusannya, seseorang tiba-tiba hadir di hadapannya. Orang itu sangat mirip dengannya, menyapanya, dan mengajaknya berbincang di sofa ruang tamu.

“Siapa kamu ?” tanya si wanita.

“Aku datang dari masa depan. Aku adalah dirimu setahun yang akan datang,” jawab si tamu.

“Mengapa kamu datang kemari ?” tanya si wanita.

“Akan aku ceritakan sebuah kisah yang akan membuatmu menangis pilu. Aku harap, kamu tidak mengalami hal yang sama denganku,” jawab si tamu.

“Ceritakanlah kisah itu. Semoga aku bisa memetik pelajaran darimu,” perintah si wanita.

“Kita baru saja menolak seorang pria yang menyayangi kita. Sepertinya kamu terlihat ceria hari ini. Walaupun aku tahu bahwa ada kesedihan di hati kecilmu. Seminggu lagi, kita akan menikah dengan pria yang kita pilih. Alasannya sederhana, dia adalah cinta pertama kita. Sungguh sebuah tragedi yang cukup menyedihkan. Kebahagiaan itu rupanya hanya berlangsung beberapa saat saja. Sebulan kemudian, kamu akan tahu sifat sebenarnya. Kamu juga akan tahu bahwa dia tak cinta kita. Kamu akan menyesali pilihan yang baru saja kamu pilih. Memang ini melanggar hukum alam, tetapi aku tidak ingin kau mengalami hal yang sama denganku. Sebelum waktu itu tiba, kamu harus berhasil mengubah semuanya. Tolong, kembalilah bersama dia. Harusnya kau memilih dia. Kesempatan hanya akan datang sekali, dan jangan sia-siakan kesempatan itu.”

  • view 168