MENULIS BUKU HARIAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PADA SISWA

Avrill Lede
Karya Avrill Lede Kategori Motivasi
dipublikasikan 19 Januari 2018
MENULIS BUKU HARIAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PADA SISWA

MENULIS BUKU HARIAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PADA SISWA.

Oleh

Agnes Theresia De Rosari

Semester V

 

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Universitas Muhammadiyah
Kupang

 

Abstrak

       Menulis Buku Harian Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis Pada Siswa. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menyampaikan kepada pembaca bahwa dengan melatih siswa menulis buku harian dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menuangkan ide serta pikiran mereka. Hal ini juga dapat melatih siswa dalam memilih kata yang tepat untuk membentuk satu kalimat sampai pada paragrfaf yang utuh. Siswa diminta untuk menuliskan setiap kejadian atau pengalaman yang dialaminya setiap hari, baik kejadian yang menyenangkan maupun yang kurang menyenangkan. Semua ditulis di hari saat kejadian dialami sehingga suasana hati yang dirasakan siswa pada saat itu dapat mendorong siswa untuk menuangkan pikirannya dalam tulisan. Dengan demikian siswa akan terbiasa untuk menulis, menuangkan ide serta pikirannya dengan mudah. Hal ini dapat membantu siswa dalam mengembangakn karya tulis lainnya seperti puisi, cerpen bahkan sampai pada penulisan karya ilmiah.

Kata Kunci: Menulis, Buku Harian, Kemampuan.

 

  1. Pendahuluan

Dalam artikel ini akan dirbicarakan mengenai Menulis Buku Harian Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis Pada Siswa. Namun sebelumnya akan dibahas lebih mendalam mengenai konsep dari menulis, buku harian dan kemampuan. Berdasarkan hasil pengamatan, diketahui bahwa kemampuan menulis pada siswa masih kurang. Ini karena kurangnya kesadaran siswa akan pentingnya menulis. Dari beberapa keterampilan berbahasa salah satunya yang dianggap paling rumit adalah menulis. Hal ini dikarenakan saat menulis seseorang harus menuangkan segala pikiran, ide atau gagasannya mengenai sesuatu ke dalam bentuk tulisan. Tidak hanya itu mereka juga harus memilih kata-kata yang tepat dan mudah dipahami oleh pembaca serta susunan kalimatnya juga harus sistematis.

Untuk bisa menulis secara baik seseorang harus banyak berlatih, salah satu cara yang baik untuk melatih seseorang untuk menulis adalah dengan membiasakan diri menulis buku harian. Mereka akan dilatih dengan menulis tulisan-tulisan ringan, separti menulis setiap kejadian atau pengalaman yang dialami setiap harinya. Dengan demikian seseorang tersebut akan terbiasa untuk menyalurkan ide, pikirannya ke dalam bentuk tulisan. Akan timbul dampak positif jika seseorang rutin menulis kejadian yang ia alami setiap hari pada buku hariannya. Dampaknya antara lain seseorang tersebut bisa dengan mudah menulis sebuah karangan, baik karangan sastra berupa puisi, cerpen bahkan sampai pada menulis karya ilmiah. Mereka akan lebih mudah menuangkan apa yang mereka pikirkan ke dalam tulisan mereka. Selanjutnya akan dibahas mengenai konsep-konsep dari kata kunci di atas.

  • Menulis

Menurut Jago Tarigan (1995:117) menulis berarti mengekspresikan secara tertulis gagasan, ide, pendapat atau pikiran dan perasaan. Sarana mewujudkan hal itu adalah bahasa. Isi ekspresi melalui bahasa itu akan dimengerti orang lain atau pembaca bila ditungkan dalam bahasa yang teratur, sistematis, sederhana dan mudah dimengerti. Kaelan (1998:135) mengatakan bahwa manulis adalah tradisi kalangan terpelajar, pemikir, sekaligus para pemimpin besar dunia pada zamannya sejak ratusan tahun silam. Tradisi itu sampai sekarang masih berkembang dengan pesat (terutama di Amerika dan Eropa). Selanjutnya menulis secara leksikal menurut Hutomo (2005:560) bahwa membuat huruf, angka dan sebagainya dengan pena, kalam, pensil dan sebagainya, melahirkan pikiran atau perasaan seperti mengarang, membuat surat dan sebagainya dengan tulisan; menggambarkan, melukiskan, membatik kain. Berdasarkan beberapa pendapat para ahli di atas maka dapat dibuat kesimpulan bahwa menulis adalah suatu kegiatan penyaluran pikiran, ide, perasaan ke dalam sebuah tulisan menggunakan bahasa sebagai sarana penyaluran yang mudah dimengerti dan kemudian akan disampaikan kepada para pembaca sebagai penikmat hasil tulisan tersebut.

  • Buku Harian

Buku harian atau diary adalah catatan kejadian yang kita alami sehari-hari. Kita menulis kejadian yang mengesankan di hari ini di buku diary. Fungsi buku harian adalah sebagai kenangan masa-masa yang pernah kita alami. Bisa juga sebagai momento atau sejarah hidup kita. Buku harian tidak hanya sekedar menyimpan kenangan namun dapat juga menjadi sebuah media untuk mencurahkan perasaan seseorang atas masalah yang dihadapinya. Menurut Alice D. Domar, menulis buku harin adalah sebuah langkah untuk mengungkapkan emosi dan perasaan kita dan membantu kita untuk merawat pikiran kita. Seiring dengan berkembangnya teknologi, buku harian tidak hanya ditulis pada secarik kertas namun dapat berupa data di komputer atau notebook bahkan ada yang berupa daring untuk menulis buku harian di internet (Wikipedia). Berikut salah satu contoh tulisan dala buku harian:

Semarang 28 Juni 2017, pukul 14.22

Sabtu siang sepulang sekolah, rencananya aku akan pergi ke rumah temanku. Mama telah berjanji akan mengantarkanku. Namun setelah lama mengunggu, mama tak kunjung datang. Tiba-tiba heandphoneku berbunyi, ternyata kakakku yang menelpon. Kakak mengabarkan kepadaku bahwa mama dan kakak mengalami kecelakaan ketika hendak menjemputku. Sepeda motor yang mereka kendarai bertabrakan dengan bus. Untunglah mama dan kakakku selama, tetapi tulang pundak mama patah. Selain itu sepeda motor kami juga rusak berat. Pelek ban depannya bengkok. Aku kasihan pada mama, semoga mama cepat sembuh.

  • Kemampuan

Kemampuan adalah kapasitas seorang individu untuk melakukan beraam tugas dalam suatu pekerjaan. Kemampuan adalah sebuah penilaian terkini atas apa yang dapat dilakukan seseorang (Wikipedia). Menurut Anggiat M. Sinaga dan Sri Hadiati (2001:34) mendefenisikan kemampuan sebagai suatu dasar seseorang yang dengan sendirinya berkaitan dengan pelaksanaan pekerjan secara efektif atau sangat berhasil. Sementara itu, Robbin (2007:57) kemampuan berarti kapasitas seseorang individu untuk melakukan beragam tugas dalam suatu pekerjaan. Lebih lanjut Robbin mengatakan bahwa kemampuan adalah sebuah penilaian terkini atas apa yang dapat dilakukan seseorang.

Pada dasarnya kemampuan terdiri atas dua kelompok (Robbin,2007:57) yaitu:

  1. Kemampuan intelektual (intelectual ability) yaitu kemampuan yang dibutuhkan untuk melakukan berbagai aktivitas mental berpikir, menalar dan memecahkan masalah.                 2. Kemampuan fisik (physical ability) yaitu kemampuan melakukan tugas-tugas yang menuntut stamina, keterampilan, kekuatan dan karakteristik serupa.

 

  1. Inti

Berdasarkan konsep yang sudah dijelaskan di atas maka dapat dilihat bahwa betapa pentingnya menulis bagi setiap orang khususnya bagi para pelajar yaitu siswa. Untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis maka dicari cara yang tepat agar siswa tidak merasa bosan dalam menulis. Cara tersebut ialah dengan meminta setiap siswa menulis setiap kejadian atau pengalaman yang dialaminya setiap hari di dalam buku harian. Dengan menulis buku harian siswa dengan sendirinya akan terbiasa menulis. Dipilih cara menulis buku harian sebagai upaya meningkatkan kemampuan menulis siswa karena, menulis buku harian merupakan salah satu tulisan ringan yang tidak terikat dengan syarat-syarat. Dari hal kecil seperti menulis buku harian inilah dapat mengasah kemampuan siswa dalam menuangkan ide, pikirannya kedalam tulisan. Hal ini akan mempermudah mereka dalam menciptakan karya-karya tulis lainnya. Mereka akan dengan mudah menuangkan kata-kata yang sederhana dan dapat dimengerti oleh pembaca, mereka akan mudah menyusun setiap kalimat menjadi suatu paragraf yang utuh sehingga tulisan mereka bisa diterima dan dipahami oleh pembaca. Hal inilah yang perlu diterapkan guru kepada siswa, yaitu menyuruh siswa untuk menulis buku harian sebagai upaya meningkatkan kemampuan menulis pada siswa.

 

  1. Penutup
  2. Kesimpulan

Dari penjelasan di atas mengenai topik Menulis Buku Harian Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis Pada Siswa maka dapat dibuat kesimpulan bahwa, dengan melatih siswa membiasakan diri menulis di buku harian tentang kajadia-kejadian yang dialami setiap hari akan meningkatkan kmampuan siswa dalam menulis. Karena siswa sudah terbiasa menulis setiapa hari maka mereka akan denga mudah menyalurkan apa yang menjadi ide, pikiran mereka ke dalam bentuk tulisan. Hal ini juga akan menumbuhkan minat siswa dalam menulis karya-karya tulis seprti puisi, cerpen dan karya tulis ilmiah.

  1. Saran

Dari penjelasan di atas mengenai topik Menulis Buku Harian Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis Pada Siswa maka disarankan agar para guru di sekolah-sekolah untuk bisa menggunaka cara ini yaitu menyurh siswa menulis buku harian agar siswa terbiasa untuk menulis. Dengan demikian akan mempermudah mereka untuk menciptakan karya tulis lainnya. Dan tidak hanya guru menyuruh siswa menulis buku harian tetapi guru harus memeriksa hasil tulisan mereka agar bisa mengetahui kemampuan mereka dan mengontrol perkembangan mereka dalam menulis.

 

Referensi

Hutomo. 2005. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia (Pedoman Umum EYD Tata Bahasa- Pemahaman Bahasa, Kosa Kata Kesusastraan). Surabaya: Mitra Pelajar.

  1. Sinaga Anggiat dan Sri Hadiati, 2001. Pemberdayaan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Robbin, S. 2007. Manajemen, Edisi Kedelapan, Jakarta: Penerbit PT Indeks.

Tarigan. 1995. Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

milmanyusdi.blogspot.com >2011/07

https:/id.m.wikipedia.org >wiki > Buku Harian

  • view 250