Bapak, kasih dan cintamu tidak akan pernah terlelap

Bapak, kasih dan cintamu tidak akan pernah terlelap

Alfa Taqia
Karya Alfa Taqia Kategori Renungan
dipublikasikan 30 Mei 2017
Bapak, kasih dan cintamu tidak akan pernah terlelap

            Aku tahu, ketika aku sedang menulis tulisan ini mungkin bapak sedang tidur atau sedang apalah. Tapi aku yakin kasih dan cintamu kepada putra-putri tidak akan pernah tertidur atau bahkan terlelap.
***
            Selamat ulang tahun bapak…
            Bagiku bapak adalah bapak, bapak yang berbeda dengan bapak-bapak lain, selalu nomer 1, tidak pernah lelah, mengajari dalam diam, yang tidak pernah lupa mengirim uang bulanan, dan yang paling penting bapak yang selalu cinta dan  peduli terhadap putra-putrinya.
            Bapak adalah yang teristimewa di dunia sebab dari keringatnya ia memberi tapak untuk melangkah. Dan pada setiap napasnya Bapak  memancangkan tiang-tiang asa agar langkahku sampai pada bianglala
            Selamat ulang tahun bapak…
Di umur yang bertambah ini, anak-anak mu juga semakin tumbuh, sampai banyak pekerjaan di tanah  rantau, jadi kami meminta maaf  jika kami lupa menelpon, bertanya kabar, atau  jika kami kurang  berkenan  untukmu.
Kami bahkan belum bisa memberi janji-janji seperti yang mereka katakan, tapi hanya bisa berharap engkau bisa melihat ananda sukses
Entah itu kapan…
 
            Selamat ulang tahun bapak…
            Ah, kami ingat masa-masa dimana kami masih rewel, masih ingusan, tapi detik berlari cepat, hingga engkau mengiring kami satu-persatu ke bumi rantau. Ya bumi rantau, dimana engkau berharap banyak disana, menanti kesuksesan, meskipun begitu kami tak pernah lupa, kami akan kembali yang katanya seperti penyu-penyu yang tak pernah lupa pantai kelahirannya
Aku ingat lagi, dalam cahaya bulan, sayup malam kau menyangkul, menanam tabah lebih awal mengejar jejak matahari.
           
            Selamat ulang tahun bapak…
            Semoga dengan bertambahnya umur, Allah sang maha kasih selalu mengasihimu
***
       Aku tahu, ketika aku sedang menulis tulisan ini mungkin bapak sedang tidur atau sedang apalah. Tapi aku yakin kasih dan cintamu kepada putra-putri tidak akan pernah tertidur atau bahkan terlelap.
Bapak, kucintai kau, seperti aku mencintai surga...
Putra-putrimu
Bumi rantau, 30 Mei 2017
01.23
 
 
 
 
 

  • view 196