Aku, Kau dan Ibumu

Indah puji Lestari
Karya Indah puji Lestari Kategori Agama
dipublikasikan 04 Februari 2016
Aku, Kau dan Ibumu

Salah satu hal terindah dari sebuah pernikahan adalah dimana istri akrab dengan mertua perempuan.

Banyak wanita yang tak sepaham dengan ibu mertuanya, biasanya karena terlalu turut campur masalah rumah tangga, merasa di nomor duakan suami, bahkan pelit berbagi rezeki dengan banyak alasan. Padahal dalam agama jelas dikatakan bahwa laki-laki milik ibunya, dan perempuan milik suaminya.

Sesayang dan secinta apapun kita padanya, jangan pernah iri bila dilain kesempatan dia mengutamakan ibunya. Jangan larang dia memberikan sedikit gaji untuk ibunya. Jangan menambah pusing kepalanya dengan celoteh kita tentang ibunya atau dirinya. Jadilah sebaik-baik istri yang mengingatkan dia untuk menelepon ibunya, yang memisahkan gajinya untuk ibunya, yang mengingatkannya untuk tetap berbakti pada ibunya meski sekarang telah menjadi kepala rumah tangga. Lapangkan hati kita bahwa suami kita masih milik ibunya.?

Ingatkan dia saat kesal bahwa begitu banyak kemuliaan ibu untuknya, bukan malah menambah pusing dengan mengeluarkan kekesalan kita karena ibunya.?

Lalu bagaimana bila kita memang tak sejalan dengan ibu mertua? Adaaa saja salah kita dimatanya, atau dia tidak paham bahwa anaknya telah menikah.

Jangan marah, jangan adu mulut, jangan bertengkar dan jangan pula menjelekkan beliau dihadapan suami, atau mengumbar cerita pada orang lain. Perlahan coba pahami karakter dan sifat ibu mertua kita. Apa yang membuatnya jengkel dan cari apa yang disukainya. Tekan sedikit saja ego kita untuk bisa memahami bahwa beliau merupakan wanita yang pertama kali dicintai suami kita, yang telah mengasuh dan mendidiknya dengan baik hingga seperti sekarang.?

Suami juga harus memahami istri dan ibunya, harus berlaku adil dan tidak memihak salah satu. Apalagi mengeluarkan kata-kata atau sikap yang melukai salah satunya.

Tak ada yang salah dengan berbuat baik pada mertua, selain bertambah keberkahan, semakin disayang mertua apalagi suami.

Jadilah sebaik-baiknya istri dan menantu.?

Insya Allah kita pun akan mendapatkan balasan kebaikan dari anak dan menantu kita pada saatnya nanti.

  • view 253