Aplikasi Pembelajaran Sekolah

Alda Riswati
Karya Alda Riswati Kategori Teknologi
dipublikasikan 06 Agustus 2018
Aplikasi Pembelajaran Sekolah

Maraknya aplikasi pembelajaran tak terlepas dari meningkatnya minat masyarakat terhadap teknologi yang diterapkan di dunia pendidikan. Berbagai pengembang terus berlomba-lomba mengeluarkan aplikasi dan mempromosikannya dengan publik figur ternama. Walau begitu, sebagian orang masih meragukan keefektifan aplikasi edukasi tersebut, apalagi ada yang menganggap ponsel kurang bagus untuk perkembangan anak.

Kenyataannya, aplikasi-aplikasi yang dikembangkan untuk menyokong pendidikan menyimpan manfaat-manfaat seperti :

  1. Menyediakan metode belajar baru

Selama puluhan tahun, sistem belajar-mengajar di Indonesia terpaku pada interaksi kaku antara guru dengan murid dan buku-buku yang tidak mengalami banyak perubahan. Di sisi lain, anak usia sekolah sudah akrab dengan teknologi terkini yang serba cepat dan instan. Menerapkan sistem belajar-mengajar lama yang cenderung lambat tentunya akan membuat mereka cepat bosan. Sementara itu, aplikasi pembelajaran SD atau SMP mengenalkan metode yang sesuai dengan ritme kehidupan mereka sehari-hari tanpa mengesampingkan dampak positifnya.

  1. Terbiasa belajar dengan teknologi

Developer yang peduli dengan pendidikan dijamin akan mengemas aplikasinya sesuai audiensi. Itu berarti, aplikasi edukasi yang mereka rilis telah dikonsep sedemikian rupa agar nyaman dipakai anak, sekaligus mampu membiasakan mereka dengan teknologi masa kini. Selain itu, aplikasi pendidikan dinilai sanggup ‘meluluhkan’ persepsi orangtua yang sebelumnya pesimis terhadap tren di dunia digital yang dianggap mengancam masa depan buah hatinya. Proses pembiasaan ini mungkin akan makan waktu agak lama, tetapi bakal membuat anak tidak kaget saat mereka beranjak remaja.

  1. Media pengenalan gawai/gadget terbaik

Menyambung dari poin sebelumnya, ada lagi orangtua yang tidak keberatan anak-anaknya memegang gawai atau gadget, tetapi bingung harus mengenalkannya dengan cara apa. Selain melalui game, aplikasi pembelajaran dapat dimanfaatkan sebagai media pengenalan terhadap ponsel serta platform tersebut. Langkah ini semakin didukung dengan desain aplikasi edukasi yang responsif alias dapat menyesuaikan tampilan berdasarkan perangkat yang dipakai. Sehingga, guru, anak, maupun orang tua bisa mengakses aplikasi tadi dengan jenis gawai berbeda.

  1. Melancarkan interaksi guru dan murid

Bukan hanya untuk siswa, aplikasi pendidikan pun memberikan benefit bagi para guru. Ada sejumlah pengajar yang kerap dilanda gugup saat berhadapan dengan anak-anak didiknya dan kesulitan saat hendak menyampaikan materi pembelajaran. Keberadaan aplikasi edukasi dianggap bisa melancarkan interaksi guru dengan siswa. Pasalnya, platform tersebut telah dilengkapi fitur multimedia yang desainnya disesuaikan dengan kebutuhan siswa maupun pengajar. Konten-konten pada aplikasi pembelajaran SD atau SMP bakal memudahkan penyampaian materi, sementara para siswa betah memperhatikan.

  1. Tidak membawa beban berat ke sekolah

Tak banyak orang tua maupun guru menyadari dampak negatif dari membawa banyak buku ke sekolah untuk anak-anak—terutama yang baru masuk SD. Selain membuat punggung sakit, postur tubuh mereka juga tak akan tegap. Untuk mencegahnya, salah satu solusi yang dapat diambil pihak sekolah adalah mengubah sistem pembelajaran dengan aplikasi edukasi. Platform ini sudah dibekali dengan modul mata pelajaran dalam format e-book hingga e-library. Dengan begitu, yang perlu anak-anak lakukan adalah mengakses aplikasi pendidikan lewat gawai dan mempelajari pelajaran lewat konten-konten tersebut.

 

Fitur yang ada pada software SIDIA

Saat ini SIDIA sudah banyak digunakan oleh berbagai macam lembaga pendidikan baik formal maupun informal terutama Sekolah Negeri di Indonesia yang ingin meningkatkan kualitas pendidikan siswa sesuai dengan visi kurikulum yang berlaku. Fitur-fitur yang ada pada SIDIA adalah:

- Bisa digunakan di berbagai macam perangkat dan OS baik untuk komputer desktop, laptop, tablet, atau smartphone

- Masing-masing pengguna bisa memiliki User ID dan juga password

- Seluruh konten bisa diperbarui dengan cara yang mudah dan tidak ada pembatasan jumlah konten yang bisa diunggah.

 

Dengan menggunakan SIDIA untuk menjadi bagian dari kegiatan belajar mengajar di lembaga pendidikan, baik pengajar maupun siswa bisa menikmati sarana:

  • E-learning: yaitu materi belajar yang bisa diunggah sesuai dengan mata pelajaran dan bisa diakses oleh siswa kapan saja dan di mana saja. Guru bisa memberikan perubahan dan pembaruan pada konten dengan bebas.
  • E-library: membantu siswa untuk punya akses terhadap lebih banyak bahan bacaan baik non fiksi maupun fiksi di mana pada konten ini berbagai macam buku digital bisa diunggah dan dimanfaatkan oleh siswa maupun guru.
  • E-book: merupakan buku panduan dengan format digital yang bisa dibuat dengan lebih interaktif, termasuk bisa juga diunggah isi dari RPP dan Silabus K13 dan KTSP SD / SMP agar orang tua siswa pun tahu arah pendidikan sekolah anaknya.
  • E-Voucher : sebagai media komunikasi antara pemerintah daerah (misalnya Bupati) dengan murid sekolah (dan orang tua murid).

 

 

 

Lantas, dari sekian aplikasi edukasi yang tersedia, adakah platform yang mampu memberikan benefit sebanyak ini? SIDIA tanpa ragu menyanggupinya, mengingat aplikasi ini telah dilengkapi dengan fitur dan layanan terbaik bagi siswa maupun guru. Sekolah pun dapat menggunakan software media pembelajaran untuk meningkatkan kredibilitas institusinya di mata orangtua murid hingga masyarakat luas.

 

Informasi Jual dan Harga Software Edukasi Anak atau Software Pendidikan dan Media Pembelajaran Sekolah dapat dilihat disini :

 

HP / WA : 08118867897,

Telepon : +62215272455

Email Marketing : marketing[at]arfadia[dot]com


 

Daftar kabupaten/kota yg ada kebutuhan software edukasi media pendidikan pembelajaran tahun ini :

 

Kota Payakumbuh - Sumatera Barat

Kabupaten Banggai - Sulawesi Tengah

Kabupaten Kendal - Jawa Tengah

Kabupaten Manggarai Timur - NTT

Kota Bima - NTB

Kota Semarang - Jawa Tengah

Kabupaten Bolaang Mongondow Utara - Sulawesi Utara

Kabupaten Natuna - Kepulauan Riau

Kabupaten Wajo - Sulawesi Selatan

Kabupaten Bombana - Sulawesi Tenggara

Kabupaten Kutai Barat - Kalimantan Timur

Kabupaten Bantul - Yogyakarta

Kabupaten Malaka - NTT

Kabupaten Kolaka Utara - Sulawesi Tenggara

Kabupaten Gayo Lues - Aceh

Kabupaten Rote Ndao - NTT

Kabupaten Cilacap - Jawa Tengah

Kabupaten Asahan - Sumatera Utara

Kabupaten Kebumen - Jawa Tengah

Kabupaten Gunung Kidul - Yogyakarta

Kabupaten Bima - NTB

Kabupaten Halmahera Selatan - Maluku Utara

Kabupaten Trenggalek - Jawa Timur

Kabupaten Bondowoso - Jawa Timur

Kota Sabang - Aceh

Kabupaten Nganjuk - Jawa Timur

Kabupaten Banyumas - Jawa Tengah

Kabupaten Agam - Sumatera Barat

Kota Tangerang Selatan - Banten

Kabupaten Buol - Sulawesi Tengah

Kabupaten Magetan - Jawa Timur

Kabupaten Aceh Jaya - Aceh

Kabupaten Pati - Jawa Tengah

Kabupaten Aceh Singkil - Aceh

Kabupaten Wakatobi - Sulawesi Tenggara

Kabupaten Tanah Bumbu - Kalimantan Selatan

Provinsi Riau

Kabupaten Aceh Tengah - Aceh

Kabupaten Sampang - Jawa Timur

Kota Bau-Bau - Sulawesi Tenggara

Kabupaten Sleman - Yogyakarta

Provinsi Banten

Kabupaten Luwu Utara - Sulawesi Selatan

Kabupaten Pangkajene & Kepulauan - Sulawesi Selatan

Kabupaten Barru - Sulawesi Selatan

Kabupaten Nias Barat - Sumatera Utara

Kabupaten Tuban - Jawa Timur

Kabupaten Balangan - Kalimantan Selatan

Kota Bukit Tinggi - Sumatera Barat

  • view 34