Bayangku, kamu

Abdurrohman AL Chudzaifi
Karya Abdurrohman AL Chudzaifi Kategori Puisi
dipublikasikan 22 April 2017
Bayangku, kamu

Untuk kamu yang selalu malu-malu …

… ketika aku didekatmu …

 

Andai angin kembali merintih akan arus

Ombak mulai bosan akan cahaya

Kala rajutan akar-akar ini putus satu persatu

Akankah rona berhenti mencari dan menanti

Padahal selama ini aku masih bertanya-tanya

 

Kenapa masih saja wajahku menghadap ke utara?

Meskipun senja di barat sana selalu mempesona

Seolah ada benang-benang berspektrum pelangi

Memenuhi mataku yang tak kunjung bertepi

dan selalu menanti tanpa sadar diujung sana

penantian ini juga dinanti

 

Bagaimana bisa bayang membayang dirinya sendiri?

Seolah lupa kepada siapa dia bertuan

Maka, jika kamu sebuah angan, harapku

adalah rakit yang mengantarkanmu di sisiku, nanti

Jika kamu merupa asa, di dekapku lah tempatmu kembali

 

Mungkin sudah waktunya senyum malumu terlukis disana

Mungkin sudah saatnya kamu mendongakkan wajah manismu

dan melihat

bintang subuh itu menunggumu

merdu angin ingin membisikkan sesuatu untukmu

 

Bayangku, kamu

 

 

  • view 90