Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Teknologi 14 Agustus 2018   14:49 WIB
Baja Tahan Korosi Air Laut

Baja Tahan Korosi Air Laut - Baja merupakan salah satu material terkuat yang mudah dibentuk melalui berbagai cara. Baja sendiri merupakan paduan antara besi dan karbon dimana unsur karbon yang digunakan dalam pembuatan baja ini yang menentukan seberapa kuatkah hasil akhir baja tersebut.

Baja ini biasanya mengandung unsur karbon sebanyak 0,2% - 2,1% dari beratnya, hal ini disesuaikan dengan grade atau kelas dari baja itu sendiri. Karbon dalam baja ini berfungsi sebagai unsur pengeras dengan mencegah dislokasi / bergesernya atom besi.

Dari hasil tersebut dapat membuat baja memiliki nilai kekerasan antara 6 - 7,5 skala mohs bila diukur menggunakan hardness tester. Nilai tersebut sebenarnya tidak terlalu jauh dari besi yang merupakan unsur utamanya.

Dengan penambahan kromium di dalam campuran pembuatannya, dapat membuat baja menjadi tahan terhadap karat. Ada pula Stainless Steel atau yang dikenal juga dengan istilah baja tahan karat adalah senyawa besi yang mengandung setidaknya 10,5% Kromium. Kandungan kromium tersebut berguna untuk mencegah proses korosi (pengkaratan logam).

Kemampuan tahan karat pada baja jenis tersebut di dapat karena terbentuknya lapisan yang disebut film oksida Kromium. Fungsi dari lapisan oksida ini adalah untuk menghalangi proses oksidasi besi (Ferum). Berikut adalah pengklasifikasian baja tahan karat menurut kadar kromium dalam campurannya :

1. 12-14% Kromium(Cr), dimana sifat mekanik bajanya sangat tergantung dari kandungan unsur karbon (C)

2. Baja dengan pengerasan lanjut, 10 - 12% Kromium(Cr) ; 0,12% Karbon (C) dengan sedikit tambahan unsur - unsur Mo, V, Nb, Ni yang kekuatan tekannya dapat mencapai 927 Mpa dipergunakan untuk bilah turbin gas

3. Baja Kromium tinggi, 17%Cr ; 2,5% Ni yang memiliki ketahanan korosi yang sangat tinggi, baja jenis ini biasa digunakan untuk poros pompa, katup dan fitting yang bekerja pada tekanan dan temperatur tinggi tetapi tidak cocok untuk kondisi asam

Namun dengan tingkat kromium tinggi itupun, baja tetap tidak tahan terhadap korosi oleh air laut. Hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan daya tahan baja terhadap korosi antara lain :

1. Mengurangi presentase besi guna mengurangi kemungkinan terjadinya oksidasi

2. Menambah paduan karbon guna meningkat kekuatan baja sebagai konsekuensi pengurangan besi

3. Menambahkan paduan nikel dan krom yang memiliki ketahanan korosi tinggi

Karena kita ketahui ongkos pengecatan pada lambung kapal memakan biaya besar. Jadi diharapkan, dengan terciptanya baja tahan korosi air laut ini, industry galangan kapal di Indonesia dapat berkembang pesat.

Karya : Bang Beni