Hujan telah redah

Akhmad Saputra Syarif
Karya Akhmad Saputra Syarif Kategori Puisi
dipublikasikan 30 Januari 2016
Hujan telah redah

hujan telah redah di Akhir bulan juni
tapi marahmu tak pula kunjung redah
awan comulus nimbus yang tadi menggelap
semakin perlahan menghapus dirinya di langit
seakan mengerti kau sedang marah di akhir juni
?
tetesan hujan? banyak melekat
ada yang di kaca, daun, bunga juga di pipimu
ia bermain kecil di sana membuat iri kurasa
?
tak banyak kata yang keluar dari mulut
kita bermain kata
saling menebak kata yang muncul dalam hati
biarpun selalu aku yang kalah
karena kata yang ada di hatimu?
yang paling susah ku tebak
?
kau banyak marah bulan juni ini
jarang baca al qur'an, lupa shalat, juga tidur pagiku
selalu jadi penyebab marahmu
"bagaimana mau jadi imam untukku?!"
hardikmu terkadang?
sesembari merah merona menutup pipimu
?
seperti senyum yang kau punya
marahmu pun punya banyak jenis?
kau sangat pintar mengatur tiap jenisnya
menempatkan marah pada tiap dekorasi hariku
sehingga akupun tak bosan untuk di marahi
?
bukan hanya senyummu yang terkadang ku rindukan
marahmu pun sering ku rindukan, sangat malah
karena dengan adanya marahmu
membuatku sadar bahwa senyummu sangat berharga

Bila esok kau dapati aku lelah, sedih atau muram
? ?jika senyummu terlalu berat hari itu
? ?cukup marahi diriku seperti hari ini
? itu cukup, sangat cukup
? ?untuk menyenangkan hatiku

  • view 203