Jangan kau sembunyikan dariku dirimu yang dahulu, seolah kau malu akan masa yang telah berlalu.

Ceritakanlah padaku tentangmu yang lalu, yang aku tidak tahu, hingga membuatku menerka-nerka dari balik matamu yang sayu.

Tentangmu yang dulu, yang membuatmu sehebat sekarang, aku benar-benar ingin tahu.


Cerita-cerita yang telah kau tulis dan susun, yang kau simpan rapat-rapat dalam diam.

Bacakanlah padaku dengan bangga, dengan menangis, dan tertawa, aku akan mendengarkanmu sepanjang malam, bersama bulan dan selimut yang membuatmu tenang.

Tunjukanlah padaku, semua yang membentuk dirimu, yang membuatku bangga memilikimu sekarang.

Terangkanlah apa-apa yang membuatmu terjatuh, terpuruk dan menangis dalam gelap dahulu, aku akan memujimu dengan bangga kau bisa melewatinya.

Oh waktu, seandainya bisa terulang, ingin aku menemani di saat-saat gelapnya.

Oh waktu, andai kau mau berulang, ingin aku berjumpa denganya lebih awal, supaya aku bisa memeluknya ketika ia terpuruk jatuh dalam kubangan.