Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 6 Mei 2016   06:09 WIB
Aku Tidak Setangguh Aleppo

Sholat aku di atas horizon yang memerah darah.

Menengadahkan kedua tangan di bawah langit hitam yang raksasa.

Tangis yang berupa air mata berubah menjadi putih dan merah.

Nampak tulang menembus hati akan rasa kemanusiaan, dan darah menggantikan rasa haus akan bahagia dan sejahtera.

 

Hingga pada akhir cerita,

Sungai quwayq akan jadi saksi cerita ketragisan akhir hayat manusia tak berdosa.

Pasar az zirb pun akan jadi saksi tawa yang terganti bisu seketika.

Dan pasar al atmah pun menjadi saksi akan reruntuhan yang mengganti gagah indah kota Halab.

Karya : ajjashjahja