Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Renungan 30 April 2018   22:03 WIB
Mari Berpikir

Saya kok sedih banget membaca berita ini. Ketika dia dewasa nanti, apa yang anak ini pikirkan tentang kejadian ini. Saya yakin, kejadian ini akan tetap ada di memorinya, tidak akan pernah hilang. Yang tertinggal apakah hanya ingatan? Oh tentu saja tidak, ada hal lain yang akan terjadi pada anak ini. Psikologis anak ini pasti terkena dampaknya. 
Apa yang akan terjadi? Rasa malu, takut, rendah diri, tidak berguna,  dendam, marah, sedih, mungkin itu hanya sebagian rasa yang akan anak ini bawa sampai ia dewasa.
Yang saya takutkan terjadi pada anak ini adalah: pertama, ia akan tumbuh jadi pribadi yang rendah diri, kejadian ini sudah mempermalukan dia. Defensif, low esteem, dsb. Kedua, ia akan tumbuh jadi pribadi yang keras, dominan, intimidatif, superior, dsb. Sosok orang "dewasa" yang menghukumnya akan jadi cerminan dia ketika bertindak. 
Saya memang tidak bisa menuntut semua orang untuk lebih peduli pada perkembangan anak, termasuk di dalamnya perkembangan psikologis anak. Saya hanya ingin mengatakan, saya sedih. Anak adalah tempat menanam kasih sayang. Apa yang ditanam, itulah yang akan  dikeluarkan ketika ia dewasa. 



Karya : ai siti zenab