Konsistensi #suratkeciluntukmu8

ai siti zenab
Karya ai siti zenab Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 21 November 2017
Konsistensi #suratkeciluntukmu8

Menunggumu adalah hal paling menyebalkan yang sudah aku lakukan. Setahun, dua tahun, tiga tahun... sekarang menuju empat tahun akhir, tidak ada yang berubah. Air mengalir masih di kubangan yang sama. Kubangan sempit yang penuh dengan batu dan sampah. Sangatlah lelah ketika dengan daya yang ada harus berhadapan dengan batu yang sangat kokoh dan begitu keras kepala tidak mau beranjak. Sangatlah jijik... ketika sampah berceceran dan menghalangi jalan untuk lewat. Tapi apakah hanya gara gara itu muara yang dicari dan ditunggu sudah hampir empat tahun ini harus ditinggalkan? Aku pikir tidak.

Aku memang tudak selemah lembut dan sesabar air ketika bertemu dengan batu dan sampah. Tapi aku tahu yang kucari. Muaraku. Muara yang selama ini begitu menggangguku. Memaksaku untuk terus berpikir apa yang sebenarnya kucari. Memapahku supaya terus menghimpun kekuatan agar tetap berprasangka baik. Tahukah kamu apa modal yang kupunya untukmu? Konsistensiku. 

"Aku akan menghadapimu, semampuku, dengan caraku" inilah caraku. Membangun konsistensi sikap, langkah, dan keputusan. Sejak memutuskan untuk mencari muara yang dengan iseng Engkau tawarkan... aku memutuskan akan mengambilnya. 

Meskipun pada akhirnya bukan muara indah yang kutemukan dari perjalanan ini, tetapi setidaknya aku pernah berjuang supaya bisa sampai di akhir. Sampai kapanpun, kamu akan melihatku berjalan.... meniti celah sempit, batu, dan sampah sampai muara itu bisa kutemukan.

 

 

  • view 36