Ihwal Bencana

Ira Hafsah
Karya Ira Hafsah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 01 Maret 2018
Ihwal Bencana

Tiga serangkai bukan hanya perihal pelopor nasionalisme,  langitpun memilikinya. Petang kemarin, langit turunkan tiga serangkai serentak. Air turun sangat lebat, kilatnya menjilat jahat, angin berhembus bengis. Meski duduk dibawah atap, diantara dinding-dinding tegap, tidak menjamin selamat. Harap-harap cemas, takut terjadi sesuatu diluar sana, mungkin juga di dalam sini. Seisi rumah komat kamit. Gelap memperkeruh, tiang listrik dijilat kilat. 

Paginya, embun berkabar. Namun tidak sesejuk biasanya, tepatnya menusuk. Kabar nyawa yang ikut terbang bersama angin semalam,  tentang rumah serupa air yang diserap tanah. Juga kesedihan menjelma kilat, menyambar hebat semua hati yg masih bernyawa. 

“Neng, hiks (nangis). Bumi ibu, anak-anak ibu, Neng..”

Ditengah banyak yang kehilangan, aku kehilangan kata. 

Ya Alloh, saat-saat seperti ini pembangkang sepertiku butuh sujud, sangat butuh.

 

  • view 65