Selain Tuhan

Aisyah Putri
Karya Aisyah Putri Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 05 Juli 2016
Selain Tuhan

Selain Tuhan, 

Siapa yang tahu riuh gemuruhnya suara hati.

Siapa yang tahu kering tandusnya dasar-dasar hati.

Siapa yang tahu penuh sesaknya isi hati.

Siapa yang tahu luka disudut hati.

Sungguh pilu, siapa yang tahu?

 

Kita tidak pernah meminta untuk saling mencintai.

Kita tidak pernah mengira ada rasa yang sehebat ini.

Kita tidak bisa lari darinya.

Kita tidak bisa menyangkal akan hadirnya.

Namun ketika kita tidak bisa saling memiliki, melepaskannya pun bisa jadi bentuk lain dari mencintai. 

Tidak lari maupun menyangkal, cukup dengan melepaskan tanpa membuatnya terikat. 

Melepaskan saat ini bukan berarti nanti tidak akan bisa saling mengikat. 

Membebaskannya saat ini bukan berarti tidak ada harapan untuk kembali bersatu. 

Kita tidak pernah tahu akhir sebuah cerita tanpa kita jalani.

Disamping catatan kelam yang kami miliki, kami juga masih memiliki kesempatan terbaik didetik-detik yang  sedang kami jalani saat ini.

Kemudian menjelma menjadi menit, jam, hari, minggu, bulan dan tahun yang akan jauh lebih berarti. 

Bukan begitu?

Aku melepaskan tidak lain agar kita bisa saling membenahi. 

  • view 165