Bisakah Aku Jatuh Cinta Lagi?

Aisyah Asfara
Karya Aisyah Asfara Kategori Renungan
dipublikasikan 25 September 2016
Bisakah Aku Jatuh Cinta Lagi?

Bisakah Aku Jatuh Cinta Lagi?

Malam-malam yang terasa dingin, akhir-akhir ini aku merasa kau hadir kembali. Kau adalah rindu yang membalut semua tubuh dan pikiranku. Entah, kapan kau akan pergi. Namun ingatlah jangan pernah datang hanya untuk mengetuk, dan jangan pernah pergi jika hanya menimbulkan tanya. Lebih dari 1000 malam aku sendiri dan menunggumu. Mencoba menjadi perempuan tegar, mandiri, cerdas, dan merasa kuat. Kekuatan itu kadang memudar, kadang gerilya, ketegaran itu kadang seperti layaknya batuan karang, namun kadang kala seperti serpihan pasir di pantai. Sampai kapan terus membohongi diri, entah sampai kapan.

Beberapa yang datang lagi-lagi hanya untuk mengetuk, belum menetap. Mengetuk hati, lalu hati harus rela melepaskan. Untuk kesekian kali hati ini lagi-lagi belajar kecewa, belajar untuk berduka, belajar ikhlas. Entah apa yang salah, apa yang membuat ini terjadi, hanya saja ini semua jelas diberikan untuk membuat hati ini semakin kuat, diri ini semakin tegar.

Hati ini mencoba untuk bangkit kembali, terus menapaki kisah-kisah yang diberikan, menerima dan melepaskan yang bukan miliknya. Semua kisah akan indah selepas kesukaran. Kembali mencoba membuka diri, kembali mencoba menerima dengan ridhoNya, jika lagi-lagi harus melepaskan itu semuapun karena ridhoNya. Maka bisakah Engkau izinkan aku Jatuh Cinta Kembali?” Bukankah hidup ini terlalu sempit jika kita tidak bisa memberikan Cinta pada orang yang kita sukai?” Tuhan, sampaikanlah salamku padanya, bahwa aku ingin bertemu dengannya, aku ingin memberikan cintaku padanya, aku ingin belajar bersamanya, aku ingin menjadi bagian dalam hidupnya, aku ingin beribadah bersamanya, aku ingin selalu berbagi dengannya, memiliki tujuan yang sama dengannya. Agar tidak terasa lagi malam-malam penuh kerinduan ini.

“Bisakah aku Jatuh Cinta Lagi?”

 

 

  • view 371