From ZERO to HERO

Ainun Nafhah
Karya Ainun Nafhah Kategori Project
dipublikasikan 13 September 2016
B A R C E L O N A

B A R C E L O N A


11 Pahlawan Catalan

Kategori Acak

668 Hak Cipta Terlindungi
From ZERO to HERO

From ZERO to HERO

Setiap mata akan terperanga melihat aksinya dilapangan, kaki-kaki yang lincah menyatu dengan skema yang indah, tubuh kecil nan mungil ini sangat lincah melewati setiap pemain yang lebih besar darinya. Seakan tak peduli dengan semua cemoohan orang akan bentuk fisiknya, sederhana, tak terlalu mencolok, seleberasinya pun tak pernah neko-neko atau bisa disebut biasa saja.

Kau mungkin tau siapa yang aku sebutkan diatas??, ya, dialah sang raja sepak bola Lionel Andres Messi. Mendengar namana saja seakan tak bisa mengelak akan kehebatannya, dialah inspirasi dari semua pesepak bola dunia, siapapun orangnya, pasti mereka kenal dengan nama Messi, Sang Raja Sepak Bola.

Tak ada yang akan menyangka, bahwa anak yang lahir di Rosario Argentina ini akan menjadi pemain terbaik di dunia, bahkan ibunya Celia sendiripun tak menyangka anaknya akan menjadi seperti ini.

Semua itu tidak terlepas dari fisiknya yang terbilang tidak sempurna. Ya, Messi mengalami kelainan hormon yang memaksa tubuhnya tidak berkembang seperi anak normal lainnya, dulu keinginannya untuk bemain bola seperti anak normal lainnya sangatlah mustahil, banyak yang meragukan bahwa Messi bermain sepak bola, karna tubuhnya itulah cita-citanya seakan mustahil bisa tercapai.

Namun Messi bukan orang yang mudah menyerah, meskipun banyak orang yang meragukannya, Messi berusaha untuk menepis semua komentar itu, dengan berusaha dan berlatih. Messi sempat bermain bersama Newels Old Boy di Argentina, Messi sangat cemerlang, dia menarik perhatian banyak orang dengan tubuh kecilnya yang meliuk liuk saat melewati pemain belakang lawan yang lebih besar darinya, bahkan Messi paling kecil dari teman-temannya.

Cita-cita Messi mulai terlihat saat dia bermain sempurna di Newls Old Boys, keinginannya menjadi seorang pemain sepak bola rasanya akan terwujud, meski hanya dalam pertandingan sederhana, namun lagi-lagi Messi harus menelan pil pahit, Newls Old Boys tak sanggup membayar uang pengobatan hormon yang mencapai 11 juta, Messi hanya bisa melihat semua itu terjadi dalam hidupnya, seakan tak ada lagi seorang yang tidak bisa menolongnya.

Biaya yang besar dalam pengobatan hormonnya membuat mimpi menjadi seorang pemain sepak bola sirna, apalagi gaji yang di perole kedua orang tua Messi tak cukup untuk membayarnya, jangankan membayar, untuk kebutuhan sehari-harinya saja tak mencukupi, Messi merasa putus asa, namun dukungan dan semangat dari Ayah, Ibu dan kedua kakaknya terus mengalir untukknya.

Mungkin Messi memang ditakdirkan menjadi pemain bola, ditengah keputs asaan itu datanglah sang penyelamat dari pencari bakat Barcelona, ia sangat tertarik dengan gaya bermain Messi, dengan mengajukan penawaran kontrak bermain di La Masia (pendidikan usia dini dari Barcelona), ia mengatakan akan membayar semua trasnportasi, uang penginapan untuk keluarganaya jika Messi mau bergabung dengan Barcelona.

Ayah Messi menerima  dengan segala pertimbanagn, ibu Messi Celia harus rela melihat anak dan suaminya pergi ke negara lain yang tak pernah mereka kunjungi, negara asing yang luas, menaiki pesawat yang mewah yang mungkin baru kali ini Messi menaikinya, Messi dan ayahnya ingat benar saat mereka pertamakali menginjakkan kakinya di tanah Barcelona, di bandara yang mewah dan disambut oleh presiden Barcelona saat itu.

Melihat Messi dengan tubuhnya yang kecil dan kurus, Barcelona seaakan tak percaya Messi bisa bermain bola, Barcelona sempat ingin menolak untuk menerimanya. Namun Messi membuktikan bahwa dia bukan seperti yang orang bilang, dia bisa dan pasti bisa, permainan yang cantik ia tunjukkan saat pertamakali tampil di hadapan presiden Barcelona di La Masia.

Dengan keyakinan penuh Messi menunjukkan kualitasnya, dan saat itulah sang presiden Barcelona terperanga, dalam waktu 5 menit ia percaya bahwa pemain yang ia lihat kini akan menjadi pemain yang hebat sepanjang masa, dan itu bisa dilihat kini. Mimpinya kini seakan terlahir kembali, bermain bersama sebuah klub Barcelona, meskipun Messi mengenal klub itu.

Setelah lama bermain dan belajar di La Masia, Messi kini mendapatkan promosi ke Barcelona B, dia bersinar di sana, sama saat dia bersinar di Newls Old Boys, beberapa tahun disana akhirnya Messi mendapatkan promosi ke tim inti Barcelona, tahun pertamanya Messi sangat gemilang dia mencetak gol lewat tendangan cip yang mengelabuhi kiper dan Goaaallll..,.

Satu Gol itulah yang merubah kehidupan Messi, lihat sekarang sesukses apa dia, apa yang tak dimilikinya, dia memberikan segalanya untuk Barcelona, Liga Champion, La Liga, Copa Del Rey, Piala super Spanyol, Piala dunia antar club dan masih banyak lagi, penghargaan indifidupun tak lepas dari targetnya, rekor demi rekor telah Messi ciptakan di dunia sepak bola ini, seperi yang baru ini yaitu pemain pertama yang memenagkan penghargaan Balon D’or 4 kali secara berturut-turut dan messilah pemainnya.

Kini Messi sukses, dukungan keluarga, kerja keras dan berlatih menjadi faktor yang menentukan, namun banyak yang bilang, Messi bukan pemain terbaik  jika dia belum bermain di Club lain, mungkin itu juga benar, namun jika kalian sudah mendengar cerita di atas kalian tak akan mengatakan seperti itu, karna Barcelona yang mau menampung Messi dan mendidiknya, Barcelona yang rela berjudi dengan mengeluarkan uang yang tak sedikit untuk penyembuhan hormonnya, dan Barcelonalah yang mau memperhatikannya saat club lain tak menginginkannya.

Jadi, apakah salah jika Messi tak mau berpaling dengan Club lain, menurutku tindakan Messi sudah benar, jika Messi masih mamapu memberikan semua untuk Barcelona, kenapa dia ingin pergi dengan alasan ingin menjadi pemain terbaik, Messi tak akan lupa, bagaimana Barcelona telah berjuang untuk mendidik dan menyembuhkan Hormonnya, saya rasa Messi bukan pemain yang hanya menginginkan uang dan trofi yang bisa membuat seorang pemain yang bisa mininggalkan kesetiaannya.

Namun apapun komentarnya, Messi tetaplah Messi. Yang dulunya MUSTAHL menjadi pemain bola, kini MUSTAHIL untuk menyangkalnya bahwa Messi memang yang terbaik, perjuangan yang ia hadapi dulu membuatnya sadar akan kesuksesan yang sekarang ia nikmati, tawa dan tangis yang mengiringi kesuksesan seorang “King Leo”, hanya Messi dan keluarganyalah yang tau berapa tetes air mata yang mereka keluarkan untuk meraih kesuksesan yang dulu dianggap MUSTAHIL.

Messi kini hanya bisa tersenyum menikmati semua, kerja keras dan usaha yang hebat, mengantarkan Messi menjadi yang terbaik di Dunia, menginspirasi, itulah kata yang bisa aku katakan untuk perjuangan hidupnya, bahkan kini akan segera terbit film inspiratif dari sang Leo.

Messi hanya ingin menjadi pemain sepak bola, sebesar apapun namanya, dia tetaplah seorang anak yang lahir dan berjalan di rosario Argentina, dengan kaki yang lincah nan otak yang cekatan, apa yang telah dicapainya kini melampaui semua yang diharapkannya, seorang pemain kecil dari Rosario tumbuh menjadi pemain terbaik di Dunia.

Dan dari cerita Messi kita dapat menyimpulkan bahwa untuk menjadi sukses tak peduli seperti apa dirimu, karena dengan sunguh-sungguh, berusaha dan berdo,a  kita pasti akan mendapatkannya.

 

  • view 169